SuaraJakarta.id - Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu alternatif bagi warga Ibu Kota yang hendak menghabiskan waktu saat libur hari raya Idul Fitri 1442 H. Pasalnya, Taman Margasatwa Ragunan tetap beroperasi di tengah larangan mudik pada masa libur lebaran.
Hingga pukul 14.00 WIB, total sudah ada 17.197 pengunjung yang datang ke kebun binatang Ragunan tersebut.
"Sampai pukul 14.00 WIB, ada 17.197 pengunjung," kata Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021) sore.
Sebelumnya, jumlah pengunjung yang datang ke Taman Margasatwa Ragunan pada hari ini lebih banyak dibandingkan hari kemarin. Menurut data hingga pukul 09.00 WIB pagi tadi, total sudah ada 8.600 pengunjung yang datang.
"Tadi per-pukul 9.30 WIB ini di angka 8.600. Jadi tetap kami akan close di angka yang sudah mendaftarkan online," ungkap Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati di lokasi.
Endah mengatakan, sejauh ini pendaftaran online di Taman Margasatwa Ragunan sudah berada di angka 27.502 pengunjung. Untuk itu, pembatasan pengunjung akan tetap dilakukan merujuk pada ketentuan yang ada.
"Untuk hari ini pendaftaran online kita sudah di angka 27.502 pengunjung. Jadi nanti kami akan tetap melakukan pembatasan di angka tersebut karena memang sudah ketentuan terkait pendaftaran untuk berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan," jelasnya.
Endah melanjutkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas. Meski demikian, jalan di sekitar lokasi sempat terlihat padat merayap lantaran banyaknya kendaraan bermotor.
"Sebenarnya ini memang sudah antisipasi, rekayasa sudah kami lakukan. Jadi Insyaallah ini di depan kepadatan pengunjung dapat kami antisipasi karena kami bekerja sama dengan beberapa stakeholder atau instansi terkait," beber Endah.
Baca Juga: Tempat Wisata di Jakarta yang Bersejarah
Atas rekayasa tersebut, saat ini penumpukan di depan pintu masuk utara sudah tidak penumpukan. Sebab, pihak Taman Margasatwa Ragunan turut membuka pintu bagian barat sebagai tempat masuk pengunjung.
"Alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak terjadi penumpukan karena memang kita dibagi di pintu utara dan pintu barat TMR," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan