SuaraJakarta.id - Sebuah video yang memperlihatkan benda misterius jatuh di perairan Situbondo, Jawa Timur, viral di media sosial. Belum diketahui itu benda apa.
Polisi memastikan benda tersebut bukanlah UFO (unidentified flying object).
Sementara pihak Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) menduga benda yang jatuh itu merupakan balon udara.
"Gambarnya tidak jelas. Balon udara jatuh bisa jadi, karena jatuhnya vertikal," ujar Kepala LAPAN Thomas Djamaludin, Sabtu (22/5/2021), dilansir dari Solopos—jaringan Suara.com.
Video viral itu salah satunya diunggah akun Instagram @wecarebangkalanmadura. Dalam video itu terlihat benda lonjong hitam meluncur turun ke perairan di Situbondo.
Benda misterius itu terlihat beberapa detik sebelum akhirnya tercebur ke laut.
Kapolsek Jangkar AKP Moh Fauzan membenarkan adanya benda misterius jatuh di perairan Situbondo tersebut.
Fauzan mengatakan penampakan benda jatuh itu terjadi pada Jumat (21/5/2021) sore menjelang petang.
"Kejadian kemarin sore. Tepatnya di Pantai Banongan, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus," ujar Fauzan, Sabtu.
Baca Juga: Aksi Bela Palestina, Dukun Nusantara Kirim 1 Juta Jin Serang Israel
Belum Teridentifikasi
Namun Fauzan belum mengetahui dengan pasti benda apa itu. Yang pasti, kata Fauzan, itu bukan UFO, bukan pula balon udara.
Para nelayan yang dimintai konfirmasi polisi juga tidak tahu benda apa yang jatuh di tengah perairan tersebut.
"Bukan UFO, bukan pan (balon udara) katanya. Kata para nelayan juga tidak jelas benda apa," tandas Fauzan.
Sementara itu, Thomas tidak yakin benda yang jatuh di perairan Situbondo berasal dari antariksa. Pasalnya, posisi jatuh benda misterius tersebut tegak lurus.
"Saya tidak (tahu) objek di foto tersebut. Benda jatuh (dari) antariksa sangat jarang yang jatuh tegak lurus seperti itu," terangnya.
Berita Terkait
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital dan Bahaya Modus Penipuan di Situbondo
-
Vonis 20 Tahun! Hakim PN Situbondo Hukum Berat Ayah dan Paman yang Rudapaksa Anak Kandung
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun