SuaraJakarta.id - Penemuan artefak Ganesha menggegerkan warga Kampung Pematang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Artefak Ganesha itu berbentuk kepala gajah. Diduga batu artefak itu berupa patung Lingga Yoni, serta Bayi Ganesha dan Ganesha yang sudah berusia sekitar 1800 tahun lalu.
Artefak Ganesha ditemukan di persawahan milik seorang warga bernama Yahya. Ada tiga buah yang ditemukan, dengan diameter patung berukuran 1,5 meter.
Yahya, mengaku tak menyangka jika batu tersebut merupakan peninggalan kerajaan zaman dahulu.
Namun setelah dilihat secara seksama batu di lahan persawahan tersebut mirip seperti kepala gajah.
Kelompok pecinta sejarah, Yayasan Balaputra Salakanagara pun kemudian mendatangi lokasi tempat ditemukannya artefak itu.
Di lokasi penemuan artefak Ganesha sudah diberi tanda dengan tali.
Dadan Nurdiansyah, anggota Yayasan Balaputra Salakanagara mengatakan, penemuan patung di lokasi itu pertama kali diketahui pada 2020.
Saat itu ditemukan patung Lingga yoni dan patung menyerupai bayi gajah.
Baca Juga: Miris, Nenek 60 Tahun Tinggal di Gubuk Reot Dekat Rumah Keluarga Besar Bupati Pandeglang
“Pertama itu ditemukan lingga yoni, yang orang sini menyebutnya tugu. Pas kita gali seperlunya, ternyata ada (ditemukan) baby Ganesha-nya, dan batu menyerupai gajah, dan kita pun memperluas pencarian,” terang Dadan dikutip dari Bantennews.co.id—jaringan Suara.com—Senin (31/5/2021).
Patung tersebut juga dikaitkan dengan Kerajaan Salakanagara yang pernah ada di Banten pada abad kedua.
“Tapi kita dalami lagi, apakah ini ada kaitannya dengan Kerajaan Salakanagara,” terangnya.
Dadan menuturkan, warga menyebut lokasi penemuan patung itu dengan Situs Gajah Gumarang. Sebab, warga percaya leluhur mereka berasal dari Gajah Gumarang dan Gajah Barunang.
Berita Terkait
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
-
Hari Keempat, Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil
-
Hari Kedua, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
5 Jurnalis Masih Belum Ditemukan! Tim SAR Perluas Pencarian di Selat Sunda
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar