SuaraJakarta.id - Sejumlah kendala masih dirasakan warga DKI Jakarta terkait pendaftaran PPDB Online 2021. Kritikan pun membanjiri kolom komentar Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta dan juga Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Terkait ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilakan warga yang masih kesulitan mendaftar PPDB Online untuk datang langsung mengurusnya ke sekolah atau ke Disdik DKI setempat.
"Jadi ini memang diselenggarakan secara online, tetapi kita pun menyiapkan tempat-tempat bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses online, silakan datang ke sekolah, silakan datang ke kantor dinas pendidikan," kata Anies dalam konferensi pers di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Hal ini, kata Anies, demi membantu warga sesuai dengan kebutuhan masing-masing yang disadarinya berbeda-beda.
Baca Juga: 10 SMA Terbaik di Jakarta Selatan, Labs School Masih Masuk Daftar
"Yang bisa langsung dari rumah, yang mau datang ke tempat kami juga dilayani. Tapi yang pasti, saya ingin para ibu, para ayah dan adik-adik semua, yakinlah kami akan melakukan semua yang bisa kita kerjakan untuk memastikan anda bisa mendaftar dengan tenang, prosesnya adil, tidak ada yang dirugikan oleh sistem," ucapnya.
"Dan harapannya, nanti adik-adik semua, orang tua, keluarga, akan bisa bersekolah sesuai dengan yang didaftarnya. Jadi, kami ingin pastikan itu, dan Insya Allah adil," kata Anies.
Lebih lanjut, Anies menyadari bahwa terdapat kendala terkait pendaftaran PPDB Jakarta. Sehingga banyak orang tua murid yang kesulitan untuk mendaftarkan anaknya bersekolah.
Alhasil, Pemprov DKI pun memutuskan untuk menambah waktu pendaftaran akun PPDB Online jalur prestasi hingga tanggal 11 Juni 2021.
"Karena ada delay kemarin, maka waktunya juga akan ditambah. Sehingga tidak ada yang dirugikan," ujar Anies.
Baca Juga: Datangi Posko PPDB di SMAN 70, Ortu Siswa: Anaknya Ngambek, Mau Sekolah Negeri
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022 di DKI Jakarta dimulai hari Senin (7/6).
Semua proses PPDB DKI Jakarta diharapkan dilakukan secara online dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga nanti ditutup pada Jumat (11/6) pukul 14.00 WIB.
Untuk pendaftaran daring, orang tua murid harus mengajukan akun, mengisi formulir secara daring untuk mendapatkan token atau pin sehingga dapat mengaktivasi akun kemudian melakukan pendaftaran sekolah yang diinginkan.
Beberapa jenjang pendidikan yang dibuka, yakni:
1. Jenjang SD
- Jalur Afirmasi Prioritas I: 7 – 11 Juni 2021
- Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru: 7 – 25 Juni 2021
2. Jenjang SMP dan SMA
- Prestasi Akademik dan Non Akademik: 7-11 Juni 2021
- Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru: 7 Juni – 2 Juli 2021
3. Jenjang SMK
- Prestasi Akademik dan Non Akademik: 7 – 11 Juni 2021
- Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru: 7 Juni – 2 Juli 2021
Berita Terkait
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
-
Soal Revisi UU TNI Gibran Rakabuming Kemana? Sikapnya Dibandingkan Anies Beswedan
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga