SuaraJakarta.id - Jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Pada hari ini, Selasa (8/6/2021), ada 755 orang lagi dilaporkan terpapar Covid-19.
Total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 437.087 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.
Rekor laporan penambahan harian Covid-19 tertinggi di Jakarta berjumlah 3.792 pasien. Kejadiannya adalah pada 22 Januari 2021 lalu.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi update Covid-19 di Jakarta, corona.jakarta.go.id.
Laman ini menginformasikan soal kasus Covid-19 di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 417.997 orang dinyatakan sudah sembuh sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah 1.003 orang sejak Senin (7/6/2021).
Sementara, 7.478 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Artinya ada penambahan 21 orang sejak kemarin.
Selain itu, 5.555 pasien masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 6.057 orang yang positif menjalani isolasi.
Dengan demikian, maka ada 11.612 kasus aktif Covid-19 di Jakarta yang masih dalam penanganan sampai sekarang.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Pekanbaru Tarik Vaksin Covid-19, Kok Bisa?
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.062 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.237 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 755 positif dan 6.482 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 7.677 orang dites, dengan hasil 233 positif dan 7.444 negatif.
"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 380.888. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 63.381," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!
-
Gegara Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Pj Gubernur Heru Kembali Perketat Izin Konser
-
Tercatat Ada 2.105 Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Barat, Tertinggi di Kembangan dan Kalideres
-
Covid-19 Di Jakarta Melonjak, Pemprov DKI Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Corona
-
Wagub DKI Ungkap Subvarian Omicron Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia
-
Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
LPSK Hitung Restitusi Rp1,07 Triliun untuk 5.102 Korban Kasus Dana Syariah Indonesia
-
Trilliun Group Raih Superbrands Indonesia 2026, Lima Merek Produk Bangunan Dapat Pengakuan
-
Metode Penghijauan Miyawaki Diterapkan di Pesisir Jakarta, Apa Keunggulannya?