Pasalnya Anda kemungkinan besar kelaparan dan menginginkan makanan yang banyak dan lezat dibandingkan makanan yang lebih seimbang. Penelitian menunjukkan mengonsumsi makanan besar pada pagi hari dikaitkan dengan penurunan berat badan.
Tidak Cukup Tidur
Tidur adalah aktivitas yang sering diabaikan ketika seseorang ingin menurunkan berat badan. Padahal, tidur salah satu faktor penting.
Sebaiknya Anda tidur delapan jam pada malam hari.
Sebuah studi menemukan, tidur hanya empat jam dalam semalam menyebabkan Anda makan 559 lebih banyak kalori pada hari berikutnya.
Penelitian lain menunjukkan, mengurangi tidur tiga jam semalam selama 10 malam menyebabkan Anda sulit mengurangi lemak.
"Kurang tidur dapat mengaktifkan hormon kelaparan, dan juga karena terjaga lebih lama menyisakan lebih banyak kesempatan untuk makan," kata personal trainer, Ben Carpenter.
Diet Tidak Seimbang
Ini bukan hanya tentang seberapa banyak Anda makan, tapi juga tentang apa yang Anda makan. Diet seimbang dengan banyak makanan utuh akan mendukung penurunan berat badan.
Baca Juga: Cobalah Diet 2 Buah dan 3 Sayuran Per Hari, Ini Efeknya untuk Kesehatan!
Protein adalah komponen yang sangat penting dari diet penurunan berat badan berkelanjutan.
Protein juga memengaruhi hormon pengatur nafsu makan yang dapat menyebabkan Anda mengurangi ngemil.
Inkonsisten
Jika Anda membatasi asupan makanan dan minuman empat hari sepekan, namun tidak 'berhati-hati' pada tiga hari lainnya, maka Anda tidak akan menurunkan berat badan.
Justru Anda mungkin menambahnya. Itulah mengapa pentingnya menemukan pola makan yang berkelanjutan untuk Anda.
Itulah 5 penyebab gagal menurunkan berat badan meski sudah diet.
Berita Terkait
-
5 Rice Cooker Low Carbo yang Murah dan Hemat Listrik, Cocok untuk Program Diet
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?
-
Bukan Diet Biasa, Ini Menu Makan Real Food Erling Haaland yang Bikin Performanya Gacor
-
Olahraga Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun