Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Selasa, 22 Juni 2021 | 21:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menggelar upacara HUT DKI Jakarta ke-494 di Balai Kota, Selasa (22/6/2021). (Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih)

"Penanganan bencana banjir, penyediaan air bersih, penyediaan sarana air bersih untuk masyarakat umum, pelayanan administrasi untuk warga, penyediaan sarana, dan prasarana pariwisata," sambungnya.

Anies juga dinilai memiliki program unggul dalam menyediakan kebutuhan bahan pokok, ketertiban lingkungan, masalah rob di Jakarta Utara, ruang terbuka hijau, masalah kebersihan sungai, hingga masalah pengelolaan sampah pun memuaskan.

"Penilaian masyarakat terhadap berbagai pola pembangunan yang telah dan sedang dijalankan rata-rata mendapat penilaian di atas 65 persen," kata Husin.

Kendati demikian, ditemukan beberapa masalah yang masih menjadi catatan dari para responden, misalnya pemulihan akibat Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Akui Sentil Anies Pakai Pantun, Ketua DPRD DKI: Boleh Nyapres, Selesaikan Dulu di Jakarta

"Diikuti penangan pertumbuhan ekonomi, harga kebutuhan pokok, pengangguran atau lapangan kerja, penanggulangan dan penanganan banjir, serta masalah klasik lainnya seperti kemacetan lalu lintas dan tidak lupa terkait kesejahteraan masyarakat," tutur Husin.

"Termasuk juga masalah angkutan transportasi umum, biaya pendidikan sekolah yang terjangkau, serta biaya kesehatan dan obat-obatan masih mahal," tambah Husin.

Survei ini, kata Husin, dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling, responden terdistribusi secara acak di seluruh Jakarta.

Kriteria responden telah berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, sebagai pemilih ketika survei dilakukan. Pengambilan responden dilakukan pada tingkat kecamatan dan secara acak di level kelurahan, RT, dan RW.

Para responden ini tersebar secara proporsional di 44 kecamatan dan 88 kelurahan yang tersebar di Jakarta.

Baca Juga: Anies Umumkan COVID-19 di Jakarta Lebih Berbahaya: Kemungkinan COVID-19 Varian Baru

"Survei dilakukan pada 9 sampai 15 Juni 2021, margin of error sekira 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Jumlah sampel responden yang diwawancara sebanyak 440 responden warga DKI Jakarta," pungkasnya.

Load More