SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempersiapkan Balai Yos Sudarso di Jakarta Utara sebagai tempat isolasi mandiri (isoman) pasien COVID-19 tanpa gejala. Atau orang tanpa gejala (OTG).
Persiapan Balai Yos Sudarso sebagai lokasi isoman adalah langkah antisipasi yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam menanggulangi peningkatan kasus COVID-19 di Jakarta.
Namun demikian, Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, Balai Yos Sudarso tidak digunakan bila angka kasus positif COVID-19 di Jakarta Utara turun.
"Saat ini masih tahap persiapan dan walaupun kami menyiapkan, kami berharap itu tidak dipakai. Mudah-mudahan angka COVID-19 segera turun sehingga fasilitas-fasilitas yang memang kami siapkan selama ini masih bisa melayani secara maksimal," kata Ali.
Adapun fasilitas yang sudah disediakan adalah Rumah Susun Isolasi COVID-19 Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara, dan sejumlah fasilitas isolasi mandiri yang lain di DKI Jakarta.
Apabila sewaktu-waktu ada lonjakan kasus, Pemerintah Kota Jakarta Utara harus menyiapkan lokasi isolasi mandiri baru.
Itu sebabnya Balai Yos Sudarso lantai dua dan tiga serta gedung parkir yang berada di area Kantor Wali Kota Jakarta Utara dipersiapkan menjadi tempat isolasi mandiri bagi warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan kriteria orang tanpa gejala.
"Apabila ada lonjakan kasus dan fasilitas yang tersedia tidak lagi bisa menampung seperti Rusun Nagrak maka lokasi di sini bisa digunakan," katanya.
Pemerintah Kota Jakarta Utara menyiapkan dua lantai di Balai Yos Sudarso dengan kapasitas sebanyak 300 set tempat tidur (bukan velbed).
Baca Juga: Pecah Rekor Lagi, Positif COVID-19 di Jakarta Tambah 10.903 Kasus
Selain itu juga disiapkan tenda jingga untuk keperluan tenaga kesehatan, administrasi dan pos pemeriksaan serta tenda biru untuk kebutuhan administrasi dan posko dapur umum.
Tempat tidur yang sudah terpasang di lantai dua dan tiga Balai Yos Sudarso ada 150 dan sisanya untuk digunakan di gedung parkir.
Lokasi gedungnya terpisah sehingga aktivitas kantor tidak akan terganggu termasuk pelayanan masyarakat.
"Nanti diatur zonasi merah dan hijau. Begitu juga dengan akses masuk yang terpisah," katanya.
Dia mengatakan lokasi isolasi mandiri yang disiapkan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, salah satunya Gedung Parkir Blok T lantai lima, enam, tujuhdan delapan, sudah dilengkapi sirkulasi udara terbuka.
Karena itu, tempat isolasi mandiri di lokasi tersebut belum dibekali penyaring partikulat udara dengan standar efisiensi tinggi (High Efficiency Particulate Air/HEPA) Filter.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi HP Murah Samsung dengan Fitur USB OTG, Multifungsi Tak Harus Mahal
-
Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!
-
Apa itu Mobilador yang Viral di Kalangan Gamer FF hingga PUBG dan Minecraft?
-
Mengenal Apa Itu USB OTG, Lengkap Penggunaannya
-
Penting Diperhatikan! Berikut Cara Isoman bagi Penderita Cacar Monyet
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir