SuaraJakarta.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan penambahan titik penyekatan mampu mengurangi volume kendaraan bermotor di Jakarta saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.
Kaplda menjelaskan saat ini ada 72 titik lokasi penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jakarta yang berbatasan dengan sejumlah kota penyangga seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya yang hanya 63 titik penyekatan.
"Jadi pembagian jalur, kemudian rekayasa yang lain seperti rambu, penambahan titik penyekatan di hulu itu kemudian berhasil mengurangi volume kendaraan di titik penyekatan," kata Kapolda saat meninjau pos penyekatan Lampiri, Jakarta, Rabu (7/7/2021).
Fadil mengatakan dalam beberapa hari pelaksanaan PPKM Darurat tersebut pihaknya bersama TNI dan Pemprov DKI mencari formula yang tepat untuk mengurangi mobilitas masyarakat.
"Teman-teman bisa lihat di Google mobile indeks harian untuk wilayah Jakarta dari hari pertama PPKM Darurat itu terjadi penurunan mobilitas masyarakat. Itu tidak lain karena kita terus melakukan evaluasi di bawah koordinasi Gubernur, kami, dan Pangdam Jaya dan jajaran berhasil mengurai kemacetan," ujar Fadil.
Meski demikian, dia tak menampik bahwa masih ada masyarakat di luar sektor esensial dan kritikal yang masih melakukan aktivitas di luar saat pelaksanaan PPKM Darurat.
"Temuan di lapangan, masih ada masyarakat yang melakukan pergerakan. Pergerakan ini yang terus kita perbaiki. Mudah-mudahan pergerakan ini terus bisa kita kurangi," tutur Fadil.
Kapolda juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan PPKM Darurat untuk mengurangi mobilitas di luar.
"Kami terima kasih kepada warga masyarakat yang terus stay at home mengikuti arahan dan permintaan pemerintah karena hanya dengan tinggal di rumah ini bisa kita atasi," ujar Fadil. [Antara]
Baca Juga: Terbaru! Berikut 6 Titik Penyekatan Jalan di Bogor Selama PPKM Darurat
Berita Terkait
-
Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot
-
Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba
-
Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga
-
199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan
-
Komitemen Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Metro Jaya Buka Nomor WA untuk Aduan Warga
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD