Rizki Nurmansyah
Rabu, 07 Juli 2021 | 15:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam apel petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021). [Suara.com/Muhammad Yasir]

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan peninjauan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat terhadap pekerja non esensial dan non kritikal, Rabu (7/7/2021).

Kali ini, peninjauan PPKM Darurat dilakukan di pos penyekatan di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Dalam pengawasan itu, Anies menghentikan motor seorang pekerja non esensial.

"Bapak mau ke mana?" tanya Anies kepada pekerja tersebut.

"Mau kerja Pak," jawab pekerja itu.

Anies kemudian meminta pekerja itu menghubungi bosnya untuk bekerja dari rumah karena terkait aturan PPKM Darurat.

"Kenapa tidak di rumah saja? Telepon bos kamu bilang 'suruh Bapak Gubernur DKI, Kapolda dan Pangdam di rumah saja untuk kesehatan bersama'," ujar Anies.

Pekerja itu kemudian diminta foto bersama Anies. Foto itu sebagai bukti untuk dikirimkan ke bos pekerja non-esensial tersebut.

Setelahnya, Anies meminta pekerja itu putar balik pulang ke rumah karena tidak termasuk pekerja sektor esensial maupun kritikal.

Gubernur DKI Jakarta Anies saat temukan pekerja sektor nonesensial di titik penyekatan PPKM Darurat di Jakarta Barat. (dok polisi)

Anies bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji meninjau pos penyekatan PPKM Darurat di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Baca Juga: Lurah Pancoran Mas Depok Jadi Tersangka, Polisi: Pengakuannya Jaga Prokes Tidak Benar

Selain itu, hadir juga Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Ady Wibowo, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo serta Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo mengatakan, hingga hari kelima penerapan PPKM Darurat, volume kendaraan mulai melandai, dibanding beberapa hari sebelumnya.

Menurutnya saat ini masyarakat mulai teredukasi terkait penerapan PPKM Darurat.

“Untuk hari kelima pemberlakuan PPKM Darurat lalu lintas tampak lenggang dan masyarakat sudah mulai mengerti akan kebijakan pemerintah,” kata Ady.

Dia juga mengklaim sejumlah kendaraan melintas titik penyekatan, didominasi pengendara yang bekerja di sektor esensial.

“Seperti dilihat kendaraan yang melintas di dominasi dari (pekerja) sektor esensial dan kritikal,” tandasnya.

Load More