SuaraJakarta.id - Vaksinasi dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) direncanakan dimulai pekan ini. Langkah ini sebagai upaya untuk melindungi nakes yang menjadi garda terdepan penanganan COVID-19.
Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (13/7/2021).
"Kita sudah mengeluarkan policy, rencananya mulai minggu ini kita akan memberikan suntikan ketiga booster tapi ini hanya untuk para tenaga kesehatan," kata Budi di channel YouTube DPR RI.
Budi mengatakan, saat ini vaksinasi adalah hal yang sangat sensitif. Karenanya dia menekankan dosisi ketiga ini hanya diberikan kepada para nakes dan bukan untuk umum, mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan vaksin.
Di sisi lain, Budi turut membeberkan alasan mengapa pemerintah memberikan vaksinasi dosis ketiga bagi para nakes.
Hal ini sebagai upaya pemerintah melindungi para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan.
"Supaya mereka bisa kita proteksi agar mereka bisa lebih tahan menghadapi gelombang orang yang masuk ini karena memang kita kurang disiplin disisi hulunya," jelasnya.
Adapun nantinya vaksin yang akan digunakan oleh para nakes adalah vaksin Moderna.
"Kita sudah hitung walaupun dengan suntikan ketiga yang akan kita berikan vaksinnya moderna untuk para nakes berupa booster," ujarnya.
Baca Juga: Nakes di 92 Rumah Sakit di Jabar Dapat Hadiah Kue dari Ridwan Kamil
Diketahui sebelumnya, Indonesia menerima 3.000.060 dosis vaksin Covid-19 Moderna dari Amerika Serikat (AS) yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Minggu (11/7/2021) lalu.
"Ini merupakan pengiriman tahap pertama vaksin Moderna dari pemerintah AS," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual tentang kedatangan vaksin Moderna.
Berita Terkait
-
Menkes Sebut Isu Halal-Haram dan Dampak Pandemi Jadi Pemicu Tingginya Kasus Campak
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut