SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus berupaya mempercepat proses vaksinasi bagi warga Ibu Kota untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).
Anies pun menargetkan setiap harinya per kelurahan sebanyak 1.000 orang menjalani vaksinasi.
“Kita kerjakan itu supaya Jakarta warganya terlindungi,” kata Anies ketika memberikan arahan terkait vaksinasi di Jakarta, Senin (19/7/2021).
Anies pun menggandeng ibu-ibu kader program Dasawisma di Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) masing-masing kelurahan hingga RT/RW untuk membantu mengoptimalkan sosialisasi serta mengajak warga untuk divaksin.
Baca Juga: Vaksinasi Berbayar Dibatalkan Jokowi, Kemenkes Akan Revisi Permenkes 19 Tahun 2021
Dia memberikan ilustrasi, jika dalam satu kelurahan ada 10 RW, maka tiap RW akan mengirimkan 100 orang untuk divaksin setiap hari.
“Kalau satu RW itu 100 orang, misalnya, ada 10 RT, maka satu RT itu 10 orang divaksin setiap hari,” katanya.
Adapun sasaran untuk vaksinasi itu adalah warga berusia di atas 12 tahun.
“Kami mohon dukungan, bantuan dari ibu-ibu untuk menggerakkan semua agar bisa vaksinasi. Kami ingin pandemi ini bisa selesai,” katanya.
Sebagai langkah awal, Anies Baswedan mengumpulkan ibu-ibu Dasawisma melalui saluran virtual untuk diberikan pemahaman dan dibekali informasi terkait sosialisasi vaksinasi dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta.
Baca Juga: Kejar Herd Immunity, Anies Targetkan 1.000 Orang Divaksin di Tiap Kelurahan Setiap Hari
Anies juga meminta lurah untuk berpartisipasi melakukan pengaturan di tingkat RT/RW agar tim penggerak tersebut bisa langsung tancap gas.
“Begitu Dasawisma berbondong-bondong bergerak, angka vaksinasi langsung melonjak,” ujar Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Sementara itu, berdasarkan data corona.jakarta.go.id, jumlah warga Jakarta yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama mencapai 6,48 juta atau 73,6 persen dari target 8,81 juta hingga 18 Juli 2021.
Sedangkan jumlah warga yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dua dosis mencapai 1,99 juta atau 22,6 persen.
Hingga 17 Agustus 2021, Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 7,5 juta warga DKI sudah mendapatkan suntikan vaksin COVID-19.
Berita Terkait
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
-
Soal Revisi UU TNI Gibran Rakabuming Kemana? Sikapnya Dibandingkan Anies Beswedan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga