SuaraJakarta.id - Angka kriminalitas di Jakarta Barat menurun sekitar 12 persen selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021.
Bahkan, Polres Metro Jakarta Barat mencatat angka kriminalitas sudah menurun beberapa hari sebelum PPKM Darurat Jakarta diberlakukan.
"Kalau saya melihat justru menurun ya, menurun sebanyak 12 persen," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Selasa (20/7/2021).
Namun demikian, Ady menuturkan jumlah pelanggaran tindak pidana sempat stabil pada awal PPKM Darurat.
Ady mengungkapkan, menurunnya angka kriminalitas di Jakarta Barat seiring penjagaan ketat dari petugas di beberapa titik penyekatan dan warga yang enggan keluar rumah.
"Artinya situasi Kamtibmas kaitannya dengan angka kriminalitas ada penurunan," tutur Ady.
Ady berharap angka kriminalitas terus menurun bahkan setelah PPKM Darurat, agar warga merasa aman dalam beraktivitas.
"Tidak hanya menurun, kami juga imbau warga untuk taat protokol kesehatan. Demi kesehatan bersama juga," jelas Ady.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Beruntun di Kembangan Tewaskan Satu Keluarga, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
-
Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api
-
Si Jago Merah Ngamuk di Kedoya Jakbar, 10 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Api
-
Eki Pitung Digugat Pemuda Kaum Betawi ke Pengadilan, Buntut Pernyataan Soal Demo Warga Pati
-
457 Kebakaran di Jakarta, Kasus Terbanyak di Jakbar dan Jaktim
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar