SuaraJakarta.id - Melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia membuat fasilitas kesehatan penuh. Akibatnya, banyak pasien COVID-19 yang memilih isolasi mandiri (isoman) di rumah.
Penderita COVID-19 yang harus menjalani perawatan isoman di rumah, harus memperhatikan beberapa hal saat isoman. Salah satunya mengonsumsi obat.
Hindari mengonsumsi obat-obatan sembarangan selama menjalani isoman. Hal ini berguna agar pasien tidak mengalami hal atau keadaan yang tidak diinginkan. Terlebih jika sedang isolasi mandiri di rumah.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jika dalam keadaan sakit apapun, pasien harus mengikuti instruksi yang diberikan tenaga kesehatan.
Jangan berinisiatif sendiri dalam mengonsumsi obat jika tanpa ada pembuktian secara ilmiah. Terlebih, jika hanya mendengar informasi dari obrolan tetangga, warganet di media sosial (medsos), ataupun informasi tidak bersumber dalam broadcast di berbagai grup WhatsApp.
Dilansir dari Ayojakarta.com—jaringan Suara.com—berikut ini daftar obat yang tak boleh dikonsumsi sembarangan oleh pasien COVID-19 saat isoman di rumah.
1. Antibiotik Tanpa Resep Dokter
Anjuran dari WHO untuk tidak melakukan pengobatan sendiri dengan antibiotik. Sebab, perlu diketahui bahwa antibiotik tidak berdampak pada virus, dan COVID-19 disebabkan oleh virus.
Dokter juga akan membuat resep antibiotik pada pasien COVID-19 jika gejala yang dialaminya disebabkan infeksi bakteri, dan itu diperlukan analisis akurat oleh dokter.
Baca Juga: Dapat Resep Obat Covid-19 dari Broadcast WA, Adik dan ART Natalie Sarah Hampir Keracunan
2. Steroid
Jika mengonsumsi steroid secara berlebihan, nantinya akan berdampak serius bahkan bisa mengancam nyawa, ini termasuk infeksi mukormikosis (jamur hitam).
3. Hidroksiklorokuin
Pasien COVID-19 harus menghindari mengkonsumsi obat hidroksiklorokuin. Sebenarnya, jenis obat ini adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit malaria.
4. Lopinavir
Lopinavir merupakan kombinasi obat antivirus yang digunakan sebagai obat pendukung untuk menangani infeksi penyakit HIV.
Tag
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
Terkini
-
Cek Pilihan Produk Terbaik Adidas Store Indonesia Kota Besar
-
Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral
-
Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim
-
Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu
-
Siap-Siap! Puncak Arus Balik Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Pecah Minggu Besok