Tasmalinda
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:48 WIB
8 fakta kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari dugaan penyanderaan hingga berujung damai (Suara.com/Dinda Pramesti K)
Baca 10 detik
  • Polemik bermula dari konten TikTok Ahmad Bahar yang dianggap menyerang sosok Hercules selaku Ketua Umum GRIB Jaya.
  • Massa GRIB Jaya mendatangi rumah Ahmad Bahar di Depok dan membawa putrinya ke markas untuk melakukan klarifikasi.
  • Ahmad Bahar menempuh jalur hukum terkait dugaan intimidasi terhadap putrinya meski telah berdamai soal konten viral.

SuaraJakarta.id - Polemik antara penulis sekaligus TikToker Ahmad Bahar dengan ormas GRIB Jaya menjadi sorotan publik setelah muncul kabar rumahnya didatangi massa hingga anaknya disebut dibawa ke markas organisasi tersebut.

Kasus ini ramai dibicarakan di media sosial karena melibatkan nama Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal. Belakangan, kedua pihak sempat menyatakan damai, meski Ahmad Bahar kemudian menegaskan kasus terkait putrinya tetap akan dibawa ke jalur hukum.

Berikut deretan fakta yang terungkap dalam polemik Ahmad Bahar dan GRIB Jaya:

1. Bermula dari Konten TikTok soal Hercules

Perselisihan disebut dipicu video dan konten media sosial yang dianggap menyerang Hercules Rosario Marshal.

GRIB Jaya menilai ada narasi fitnah dan konten ofensif yang dibuat Ahmad Bahar melalui akun TikTok miliknya. Namun Bahar mengklaim beberapa video viral bukan dibuat olehnya karena ponselnya disebut diretas.

2. Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa

Belasan anggota GRIB Jaya mendatangi rumah Ahmad Bahar di kawasan Cimanggis, Depok, pada Minggu (17/5/2026).

Saat kejadian, Ahmad Bahar sedang tidak berada di rumah. Di lokasi hanya ada anak-anak Ahmad Bahar dan ibu mertuanya yang sedang sakit.

Baca Juga: 7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

3. Putri Ahmad Bahar Disebut Dibawa ke Markas GRIB

Keluarga Ahmad Bahar menyebut putri sulungnya sempat dibawa ke markas DPP GRIB Jaya di Jakarta Barat.

Pihak keluarga menyebut tindakan itu sebagai bentuk intimidasi agar Ahmad Bahar datang menemui Hercules. Namun GRIB Jaya membantah ada penyanderaan dan menyebut proses tersebut dilakukan secara persuasif untuk tabayun atau klarifikasi.

4. GRIB Jaya Bantah Lakukan Pengepungan

Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual membantah keras tudingan pengepungan rumah Ahmad Bahar.

Menurutnya, anggota GRIB Jaya datang secara persuasif dan didampingi aparat kepolisian serta Ketua RW setempat.

Load More