SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan telah terjadi perbaikan situasi penularan Covid-19 di ibu kota. Namun ia menegaskan pandemi masih belum berakhir.
Berdasarkan data Pemprov DKI, kasus aktif Covid-19 di Jakarta sudah berada di angka 51 ribu. Padahal pekan lalu jumlahnya berada di atas 100 ribu.
Begitu juga dengan kapasitas rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang sempat berada di angka 93 persen. Kali ini keterisian tempat tidur isolasi dan Intensive Care Unit juga sudah jauh menurun.
"Hari ini kita merasa bersyukur bahwa setahap demi setahap masalah pandemi di Jakarta terurai," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (27/7/2021).
Kendati demikian, di hasapan jajaran Polda Metro Jaya, TNI, dan Kejaksaan DKI, Anies menyatakan penanganan Covid-19 belum boleh dikendurkan. Pasalnya masih banyak orang yang sedang berjuang menjalani perawatan di rumah sakit dan tempat isolasi.
"Mereka semua membutuhkan perawatan membutuhkan fasilitas," ujarnya.
Penurunan kasus, kata Anies, disebabkan oleh penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Mobilitas masyarakat yang berhasil ditekan membuat penularan Covid-19 juga ikut menurun.
"Kerja kolektif seluruh rakyat untuk mengurangi mobilitas selama beberapa pekan terakhir ini sudah menunjukan tanda-tanda berdampak positif terhadap pengendalian wabah," ucapnya.
Sebelumnya, jumlah kasus pasien positif terjangkit Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Pada Senin (26/7/2021), ada 2.662 orang lagi dilaporkan terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China itu.
Baca Juga: Fotonya Jadi Meme Makan 20 Menit, Respons Anies Baswedan Buat Warganet Ngakak
Total akumulasi seluruh pasien positif Covid-19 berjumlah 794.935 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.
Angka penambahan harian yang dilaporkan hari ini merupakan yang paling sedikit dalam satu bulan terakhir. Kasus Covid-19 beberapa kali memecahkan rekor hingga terus berada di atas 10 ribu kasus.
Rekor laporan penambahan Covid-19 dalam satu hari adalah 14.619 kasus pada Senin (12/7/2021) lalu.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 731.504 orang dinyatakan sudah sembuh sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah sebanyak 14.666 orang sejak Minggu (25/7/2021).
Sementara, 11.436 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Artinya ada penambahan 103 orang sejak kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
-
Amalan Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan Ulama, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya
-
Jangan Terlewat Malam Nisfu Syaban, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan untuk Rezeki, Jodoh dan Kesehatan
-
Merlynn Park Hotel Jakarta Sajikan Iftar Mewah lewat "Treasure of Asian Taste"
-
Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan Disoal, Putusan Dinilai Belum Berkekuatan Tetap