SuaraJakarta.id - Terowongan atau jalan bawah tanah (underpass) Senen ditutup sementara. Penutupan lantaran ada perbaikan tiang rambu pembatas tinggi kendaraan pada kawasan itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Agustio mengatakan, jajarannya melakukan perbaikan tiang pembatas kendaraan tersebut setelah ditabrak oleh truk jungkit (dump truck).
"Paling lambat sore sudah rampung dan underpass dapat kembali dilewati kendaraan lagi," kata Agustio saat dikonfirmasi, Jumat (13/8/2021).
Agustio menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan dengan mencopot tiang rambu, kemudian dilas kembali agar bisa dipasang.
Patahnya tiang pembatas tinggi kendaraan ini diakibatkan oleh kecelakaan tunggal sebuah truk jungkit dengan nomor polisi B 9485 TYY di terowongan Jalan Letjen Suprapto, Senen, Jakarta Pusat itu pada Jumat dini hari.
Akibat kecelakaan tersebut, tiang rambu lalu lintas penunjuk jalan patah dan hampir tumbang akibat hantaman kendaraan.
Berdasarkan pengakuan, sopir truk bernama Edi Utomo (39) asal Wonogiri mengantuk sehingga lalai saat mengendarai jungkit truk yang berujung pada kecelakaan.
Awalnya, kendaraan truk jungkit yang dikemudikan oleh Edi berjalan dari arah timur ke arah barat Jalan Letjen Suprapto atau arah menuju Kwitang.
Tepat sebelum turunan underpass Senen, kendaraan hilang kendali kemudian menabrak tiang rambu lalu lintas hingga patah, dan beton taman yang berada di tengah jalan tersebut rusak akibat hantaman.
Baca Juga: Truk Naik Separator hingga Patahkan Tiang Rambu Lalin, Sopir Baru Sadar usai Nabrak
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pukul 00.30 WIB tersebut. Kerugian materi selain rambu lalu lintas dan beton taman, truk tersebut juga mengalami ringsek pada bagian depan.
Berita Terkait
-
Mesin Turbo Bermasalah, Bus Transjakarta Koridor 2 Mengepulkan Asap Pekat di Senen
-
Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap
-
Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Bersama Pemerintah Dorong Investasi Global untuk Perkuat Ekonomi Nasional
-
BRI Perluas Akses Rumah Subsidi dan Layanan Keuangan Bagi Masyarakat Indonesia
-
Hekrafnas 2026 Serentak Diselenggarakan di Jakarta, 7 Provinsi dan 17 Negara
-
Berencana Punya Rumah Idaman, Cek Penawaran Menarik Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026
-
Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu