Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:27 WIB
Muhammad Saputra atau Putra, salah satu anak asuh Ashanty, memperlihatkan kondisi rumahnya yang ludes terbakar di kawasan pemukiman pemulung di Kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (25/8/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

SuaraJakarta.id - Kebakaran melanda kawasan pemukiman pemulung di Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (25/8/2021).

Salah satu yang menjadi korban ialah Muhammad Saputra atau Putra, yang pernah diangkat sebagai anak asuh Ashanty.

Barang-barang milik Putra serta rumah triplek yang ditinggalinya luder terbakar dilalap si jago merah pada dini hari tadi.

Ditemui di lokasi, Putra mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ia dan keluarga tengah terlelap tidur.

Baca Juga: Anak Angkat Ngotot Keluar Pesantren, Ashanty : Tugas Aku Cuma Sampai Sini

Putra baru menyadari ada kebakaran usai dibangunkan oleh sang adik yang panik untuk menyelematkan diri dari kobaran api. Saat itu, kondisi listrik pun mati.

"Kejadiannya jam 3 pas, dibangunin sama adik. Saat itu listrik mati, dianggapnya mati lampu biasa, ternyata ada kebakaran," kata Putra kepada SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Rabu (25/8/2021).

Putra menyebut, kobaran api di lapak pemulung itu diduga berasal dari rumah kosong. Hingga saat ini, dia dan warga lainnya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran.

"Jam segitu sudah sepi. Kalau karena korsleting listrik di situ rumah kosong listriknya mati, kalau dari tabung gas juga sudah nggak ada yang masak," ungkapnya.

Putra menuturkan, semua barang-barang miliknya hangus terbakar. Mulai dari ijazah SD hingga almamater SMP miliknya juga ludes.

Baca Juga: Heboh Kabar Telantarkan Anak Angkat, Ashanty Ancam LBH Keadilan

Hal yang membuatnya semakin sedih, lantaran uang miliknya yang akan dijadikan modal untuk berjualan kopi botolan ikut ludes terbakar.

Load More