SuaraJakarta.id - Kartu Prakerja Gelombang 19 telah dibuka pada hari ini, Kamis (26/8/2021). Hal itu diketahui dari unggahan di akun resmi Instagram Kartu Prakerja.
"Gelombang 19 Program Kartu Prakerja telah dibuka!" tulis @prakerja.go.id dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Kamis (26/8).
Kuota Kartu Prakerja Gelombang 19 sebanyak 800 ribu orang. Pendaftar yang lolos berhak mendapat insentif uang tunai sebesar Rp 3,55 juta.
Rinciannya Rp 1 juta untuk pembelian pelatihan (tidak dapat dicairkan), lalu Rp 600 ribu selama 4 bulan yang akan dicairkan ke rekening masing-masing.
Pencairan tersebut setelah menyelesaikan pelatihan, menerima sertifikat, dan memberikan rating atau ulasan.
Kemudian Rp 150 ribu untuk insentif survei, yang juga akan masuk ke rekening masing-masing.
Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, pihaknya menyiratkan hanya akan membuka gelombang 19 dalam hitungan hari saja.
Kartu Prakerja Gelombang 19 tidak akan memakan waktu yang lama untuk mencari peserta yang berhak lolos.
"Jadwal penutupan gelombang akan kami umumkan dalam beberapa hari ini," ujar Louisa dikutip dari Ayojakarta.com—jejaring Suara.com—Kamis (26/8/2021).
Baca Juga: Warga Kaltim yang Mau Daftar Kartu Prakerja, Simak Tata Caranya, Terbatas Cuma 800 Ribu
Berikut cara daftar Kartu Prakerja Gelombang 19:
- Masuk ke laman prakerja.go.id
- Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi
- Cek email masuk dari Kartu Prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id
- Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat
- Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir
- Klik tombol 'berikutnya'
- Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP) lalu klik 'berikutnya'
- Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak Prakerja
- Mengisi tes motivasi selama 1 menit
- Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan
- Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke lamanprakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 19'.
Lalu, bagaimana bagi yang gagal di 2020 dan ingin kembali mendaftar di Kartu Prakerja tahun 2021?
Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja:
- Masuk ke laman prakerja.go.id
- Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya
- Menuju ke laman dashboard di profile Prakerja masing-masing
- Peserta dapat langsung klik 'Gelombang 19’
Berita Terkait
-
Kartu Prakerja Gelombang 67 Segera Dibuka, Ini Jadwal, Syarat Ketentuan dan Cara Pendaftarannya
-
Kabar Gembira! Kartu Prakerja Gelombang 60 Resmi Dibuka Hari Ini
-
Bagaimana Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 57? Simak Syarat-syaratnya!
-
Syarat Kartu Prakerja Gelombang 52, Belum Daftar? Simak Ketentuan dan Cara Pendaftarannya
-
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 52, Sudah Dibuka!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
7 Fakta Mengejutkan OTT Pegawai Pajak Jakut, Pajak Rp59 Miliar Diduga Diatur
-
8 Mobil Bekas di Bawah Rp150 Juta untuk Modifikasi, Biaya Murah dan Mudah Diubah
-
Cek Fakta: Klaim Purbaya Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat, Ini Faktanya
-
Viral Air Sinkhole di Limapuluh Kota Dipercaya Jadi Obat, ESDM Bongkar Fakta Sebenarnya