SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengharapkan seluruh sekolah di Jakarta dapat melaksanakan sekolah tatap muka pada Januari 2022.
"Nanti secara bertahap akan mulai bertambah sampai Januari diharapkan semua sekolah bisa tatap muka," kata Riza saat meninjau sentra vaksinasi KNPI di SMKN 6 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).
Tentu, kata Riza, hal tersebut dapat terealisasi apabila semua sekolah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, serta penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut, politisi Gerindra itu memastikan bahwa pembelajaran tatap muka atau PTM di Jakarta akan diikuti oleh 610 sekolah mulai Senin (30/8/2021).
"Pembelajaran tatap muka Insyah Allah akan dimulai mulai Senin depan, mulai 610 sekolah yang sebelumnya sudah melaksanakan uji coba," kata dia.
Sebelumnya Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan, PTM dilakukan bergantian dengan pembelajaran jarak jauh (daring).
Taga mengatakan pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
Sementara pada Selasa dan Kamis, pihak sekolah melaksanakan disinfeksi untuk membersihkan lingkungan sekolah.
"Maksimal kapasitasnya per kelas adalah 50 persen, kemudian durasi belajar maksimal sampai jam 12 siang," kata Taga.
Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Hujan Datang Lebih Cepat, Begini Langkah Antisipasi Pemprov DKI
Taga menyebutkan bahwa pihaknya juga mewajibkan agar para siswa yang belajar di sekolah sudah divaksin COVID-19 dan mendapat persetujuan dari orang tua peserta didik.
"Jadi jika siswa sudah divaksin tapi orang tuanya ragu tidak masalah tetap mengedepankan keselamatan. Sebaliknya, siswa belum vaksin tapi orang tuanya mau, ya tidak bisa," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sekolah Tatap Muka Lebih Efektif Dibanding Wacana Belajar dari Rumah
-
Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik
-
Dari Zumba hingga Hujan Busa, Momen Little Siam Jadi Arena Bermain Keluarga
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha