SuaraJakarta.id - Sebuah video jemaah salat Maghrib wafat saat sujud viral di media sosial. Video itu terekam kamera CCTV masjid.
Video viral itu diunggah sejumlah akun Instagram. Salah satunya akun @jurnalis169, Sabtu (28/8/2021).
Dalam narasinya, peristiwa jemaah wafat saat sujud itu terjadi di Masjid Besar Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Kamis (26/8/2021).
"Salah satu jemaah Masjid Besar Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai mengembuskan napas terakhirnya tepat saat sedang melaksanakan shalat Qobliyah Magrib," tulis akun tersebut.
Jemaah itu disebutkan bernama Kalpen Mangunsong. Ia ternyata merupakan Dewan penasehat di masjid tersebut.
"Almarhum bernama Kalpen Mangunsong, dan beliau sebagai Dewan penasehat di Masjid tersebut."
"Berjalan dari rumah dalam keadaan sudah berwudhu, menggunakan pakaian terbaiknya yang rapi dan bersih."
Dalam video, tampak ada sejumlah jemaah yang sedang salat. Walau begitu, suasana masjid memang tidak terlalu ramai.
Kalpen sendiri terlihat sedang salat dalam posisi berdiri. Ia tampak menuaikan ibadah salat dengan baik tanpa ada halangan.
Baca Juga: Viral! Gegara Jokes Bapak-bapak Suasana Acara Lamaran Mendadak Tegang
Hal ini terbukti saat Kalpen masih bisa berdiri, lalu merubah posisi menjadi bersujud. Namun begitu kepala menyentuh sajadah, Kalpen sudah tidak bangun lagi.
Kalpen meninggal dunia dalam posisi sujud dan tidak bergerak sama sekali. Salah seorang jemaah lain yang melihatnya, lantas mulai curiga.
Jemaah itu awalnya mengamati Kalpen yang tidak bangkit saat bersujud dari jauh. Ia kemudian mulai mendekati Kalpen, namun masih mengamatinya.
Karena tidak bergerak, jemaah ini langsung berjongkok dan memegang tubuh Kalpen. Ia tampak membisiki Kalpen sampai memegang dadanya.
Walau begitu, jemaah itu tidak mengubah posisi Kalpen yang masih bersujud. Para jemaah lain yang mulai sadar langsung berdatangan.
Banyak warga yang masuk ke dalam masjid dan mulai mengerumungi Kalpen. Mereka berusaha membantu jemaah yang sudah meninggal dunia itu.
Berita Terkait
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman