SuaraJakarta.id - Kekebalan tubuh atau sistem imum menjadi sesuatu yang sangat penting bagi setiap orang pada masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.
Sistem imun yang bekerja dengan baik juga dapat mencegah dari risiko kelelahan usai menjalani aktivitas seharian.
Namun, ada beberapa kebiasan makan dan pola hidup yang bisa menurunkan sistem imun tubuh.
Dikutip dari Ayojakarta.com—jejaring Suara.com—Rabu (8/9/2021), berikut 5 kebiasaan makan dan pola hidup yang dapat menurunkan sistem imun:
Baca Juga: Bisa Lemahkan Imunitas, Dokter Zaidul Akbar Saran Jangan Sering-sering Cuci Tangan
1. Terlalu Banyak Makan Gula
Lindsey DeSoto dari Fit Healthy Momma mengatakan kelebihan asupan gula dan karbohidrat sederhana dapat menurunkan fungsi sel imun dan melemahkan sistem imun.
2. Minum Alkohol
DeSoto menjelaskan, asupan alkohol berlebihan dapat menekan sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan gejala yang lebih parah ketika sakit.
Baca Juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Cobalah Konsumsi 3 Makanan Ini!
Jika ingin menjaga sistem kekebalan tubuh bekerja efektif, Anda mungkin ingin berpikir dua kali sebelum melakukan drive-thru makanan cepat saji.
Makanan cepat saji tinggi lemak jenuh dan rendah lemak tak jenuh.
"Asupan lemak jenuh yang tinggi dapat memicu peradangan dalam tubuh sehingga melemahkan fungsi kekebalan tubuh," jelas ahli gizi terdaftar, Hannah Byrne.
4. Terlalu Banyak Makan Garam
Sebelum Anda mengambil botol garam, pertimbangkan risiko natrium ekstra yang dapat ditimbulkan bagi kesehatan kekebalan Anda.
"Asupan natrium yang berlebihan menyebabkan tekanan darah tinggi dan retensi cairan," kata Byrne.
"Retensi cairan menyebabkan ginjal mengeluarkan kelebihan natrium, yang kemudian dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi," kata dia.
5. Tidak Makan Cukup Kalori
Mengonsumsi makanan yang salah dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan kekebalan tubuh.
Begitu juga ketika mengonsumsi jumlah kalori yang tidak mencukupi, dapat memiliki efek yang sama.
"Orang-orang yang dengan sengaja membatasi asupan makanan mereka atau menderita perilaku makan yang tidak teratur atau gangguan makan lebih rentan terhadap kerusakan sistem kekebalan mereka," kata Roxana Ehsani, juru bicara media nasional untuk Academy of Nutrition and Dietetik.
"Ketika tidak memberi makan tubuh dengan nutrisi yang cukup setiap hari, Anda tidak mendukung sistem kekebalan yang sehat dan kuat," ujarnya lagi.
Berita Terkait
-
Restoran Cepat Saji di AS Banyak Alami Kerugian, Imbas Dukung Israel?
-
Anak Boleh Minum Alkohol? Respons Andre Taulany Disorot: Bukan Jawaban yang Dimau Netizen Pak Haji
-
Apotek Dilarang Bebas Jual Alkohol Murni
-
Geger Tragedi Pesta Miras di Cianjur, Ini Efek Fatal Minum Alkohol Murni 96 Persen
-
Ulasan Buku Jus Detoks, Menjaga Pola Hidup Sehat dengan Nutrisi Seimbang
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Dermaga Baru PIK: Gerbang Wisata Mewah ke Kepulauan Seribu, Ancol Terancam?
-
Pramono Mau Bikin Layanan Transjabodetabek, Pengamat: 60 Persen Warga Bakal Gunakan Angkutan Umum
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya