SuaraJakarta.id - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota Jakarta Timur mencanangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih.
"Tentunya ini usaha, ikhtiar kita bersama dalam me-Merah Putih-kan Kota Jakarta Timur yang kita cintai bersama ini," kata Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan di Jakarta Timur, Rabu (13/8/2025).
Adapun pembagian bendera ini seperti yang tertuang dalam Surat Menteri Dalam negeri nomor 400.10.1.1/3823/SJ sebagai bentuk gotong-royong dalam rangka menyemayrakan HUT Je-80 RI.
"Saya apresiasi langkah Suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur yang bertujuan menumbuhkan semangat gotong-royong serta jiwa kebangsaan dan cinta Tanah Air di kalangan masyarakat," ujar Eka.
Diharapkan pencanangan menjadi penanda dimulainya upaya bersama dalam mengoptimalkan semua potensi di Jakarta Timur guna menyemarakkan peringatan HUT Ke-80 RI.
Sementara itu Ketua Subkelompok Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Politik Suku Badan Kesbangpol Kota Jakarta Timur, Ari Budi Yuswanto mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari gerakan gotong-royong bagi seluruh warga di Jakarta Timur.
Hal itu karena Bendera Merah Putih itu sebagai simbol pemersatu bangsa.
"Ini menjadi tekad bersama, gotong-royong membangun bangsa Indonesia khususnya Kota Jakarta Timur untuk lebih baik lagi," katanya.
Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar lomba penataan jalur protokol dalam rangka menyambut HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.
Baca Juga: Mas Dhito Tak Larang Pengibaran Bendera One Piece, Asal ...
Lomba penataan akan melibatkan camat dan lurah untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan.
"Ini bagian dari semangat kita menyambut 17 Agustus mendatang. Jadi jalur-jalur utama terlihat lebih rapi," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Waduk Tiu Setu Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (7/8).
Selain itu, lomba penataan jalur protokol di Jakarta Timur ini bertujuan memperindah wajah Kota Jakarta, khususnya di jalur-jalur utama yang menjadi akses masyarakat.
Penataan meliputi berbagai elemen visual seperti pemasangan umbul-umbul, pengecatan, kebersihan, hingga dekorasi khas kemerdekaan.
Setiap wilayah diberi keleluasaan berkreasi dalam menghias jalur protokol di bawah koordinasi masing-masing kecamatan. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok