SuaraJakarta.id - Sebanyak delapan warga binaan mengalami luka berat akbat kebakaran Lapas Tangerang, Rabu (8/9/2021) dini hari. Enam diantaranya mengalami luka bakar lebih dari 50 persen.
Diketahui, kebakaran melanda Blok C2 (Chandiri Nengga 2) Lapas Klas 1 Tangerang, Banten, dini hari tadi.
"6 diantaranya lebih dari 50 persen dan ada trauma jalan napas," kata Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang saat diwawancara, Rabu (8/9/2021).
Sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar ringan.
Berikut daftar nama 8 korban luka berat kebakaran Lapas Tangerang:
- Nasrudin Abdullah bin Abdullah, 16 Desember 1986 (Napi Narkoba)
- Timothy Jaya bin Siswanto, 17 Nopember 1975 (Napi Narkoba)
- Adam Maulana bin Yusuf Hendra Purnama, 01 Desember 1991 (Napi Narkoba)
- Iwan Setiawan als Wanted bin Wagiyo, 7 Maret 1994 (Napi Narkoba)
- Mardani als Dani bin M Nur, 4 Desember 1976 (Napi Narkoba)
- Hariyanto als Bule Bin Ramli, 16 Mei 1979 (Napi Narkoba)
- Tino Yuliarto bin Soeharto, 20 Mei 1980 (Napi Narkoba)
- Hadiyanto bin Ramli, 28 Desember 1969 (Napi Narkoba)
Selain korban luka bakar, kebakaran Lapas Tangerang juga menyebabkan 41 napi meninggal dunia.
Awalnya 41 korban meninggal dunia itu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Kekinian puluhan jasad korban kebakaran Lapas Tangerang itu akan dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diidentifikasi.
Baca Juga: Lapas Tangerang Kebakaran Tewaskan 41 Napi, Kapolda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyebab
"Untuk didentifikasi tim DVI Polri sudah datang, jenazah kemudian akan dibawa ke RS Kramat Jati," tuturnya.
Sebelumnya, menurut keterangan saksi, warga binaan sempat berteriak saat kebakaran melanda Lapas Tanerang. Namun tidak seluruhnya bisa selamat.
Dari keterangan yang disampaikan Sat Intelkam Polres Metro Tangerang Kota, saksi mendengar teriakan kebakaran dari warga binaan pada pukul 02.30 WIB.
Mendengar teriakan tersebut, saksi bersama sipir yang berjaga langsung melakukan pengecekan ke ruang tahanan Blok C2.
Mereka lantas melakukan evakuasi terhadap warga binaan yang berjumlah 122 orang. Namun hanya puluhan orang saja yang bisa terselamatkan.
"Petugas jaga berhasil mengevakuasi 20 orang napi. Namun sebanyak 100 orang napi tidak berhasil dilakukan evakuasi karena api semakin membesar," demikian yang dilaporkan Sat Intelkam Polres Metro Tangerang, Rabu (8/9/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
Terkini
-
Temukan Inspirasi Pernikahan Impian di Wedding Showcase 2026 Swiss-Belresidences Kalibata
-
ARYADUTA Menteng Jadi Tuan Rumah Upacara Wisuda Raffles Jakarta PRISM 2026, Rayakan Talenta Kreatif
-
IIF Pangkas Waktu Penilaian Pembiayaan Infrastruktur hingga 30 Persen Lewat Digitalisasi
-
Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!
-
Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik