SuaraJakarta.id - Delapan dari 44 napi tewas yang menjadi korban tewas kebakaran Lapas Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari kemarin, merupakan warga binaan yang kasusnya ditangani Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Kejari Tangsel).
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tangsel, Anggara Hendra Setya Ali mengatakan, data tersebut terungkap hasil penelusuran data dari kasus-kasus yang sudah ditangani dan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.
"Dari 41 warga binaan yang meninggal, ada tujuh orang yang kasusnya pernah ditangani Kejari Tangsel. Lalu tadi pagi ada tiga yang meninggal, satu diantaranya juga kasusnya ditangani di kita. Jadi totalnya ada delapan," kata Anggara.
Anggara memastikan, hasil dari pendataan yang dilakukan, tidak ada napi titipan pihaknya yang jadi korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut.
"Untuk napi titipan kita tidak ada yang ditempatkan di Lapas Kelas 1 Tangerang, karena tempat itu hanya untuk yang sudah inkrah. Untuk yang napi titipan kita tempatkan di Lapas Kelas II Pemuda," ungkap Anggara.
Berikut daftar nama delapan napi yang kasusnya pernah ditangani Kejari Tangsel yang menjadi korban tewas kebakaran Lapas Tangerang:
- Roman Iman Sunandar bin Sunardi
- Pajar Prio Handogo bin Sunarto
- Chepy Hidayat bin Didin Komarudin
- M Alfian Ariga bin Bunyamin Saleh
- Rezkil Khairi bin Nursin
- Ferdian Perdana bin Sukriyadi
- Pujiyono bin Mundori
- Adam Maulana
"Semua warga binaan tersebut terlibat kasus narkotika dengan hukuman di atas lima tahun," sebut Anggara.
Diketahui, Lapas Kelas 1 Tangerang terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibatnya 44 napi tewas.
Baca Juga: Napi Lapas Tangerang Doa Bersama Untuk Korban Kebakaran
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa