SuaraJakarta.id - Polisi mendalami kemungkinan adanya unsur dugaan kelalaian sebagai salah salah satu penyebab kebakaran Lapas Tangerang pada Rabu dini hari (8/9/2021) yang menewaskan 44 napi.
"Iya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Kombes Tubagus Ade Hidayat Kombes Ade singkat saat dikonfirmasi terkait penyelidikan dugaan kelalaian dalam insiden tersebut, Kamis (9/9/2021).
Meski demikian Tubagus belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyelidikan insiden kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut karena proses penyelidikan yang masih berjalan.
"Nanti hasil penyelidikan disampaikan," ujarnya dikutip dari Antara.
Sebelumnya pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 20 saksi dalam peristiwa kebakaran maut tersebut.
Saksi tersebut terbagi dalam tiga klaster yakni petugas lapas, masyarakat di sekitar lapas dan narapidana penghuni lapas.
Namun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan ada dua saksi tambahan yang diperiksa dalam kasus tersebut.
Sehingga jumlah total saksi yang diperiksa dalam kasus kebakaran Lapas Tangerang itu menjadi 22 orang.
Baca Juga: Tragedi Lapas Tangerang: Mestinya Bebas Agustus Kemarin, Alvin Malah Pergi Selama-lamanya
Yusri menjelaskan pemeriksaan para saksi untuk mengumpulkan informasi mengenai penyebab kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 44 warga binaan.
"Arahnya ke mana untuk mengetahui beberapa keterangan yang mereka ketahui. Apakah memang betul terjadi kebakaran, sumber api dari mana," ujar Yusri.
Sebanyak 44 narapidana tewas dalam kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Kebakaran diperkirakan berlangsung sekitar dua jam.
Lapas Kelas 1 Tangerang saat ini menampung sebanyak 2.072 warga binaan. Sedangkan Blok C2 yang mengalami kebakaran diketahui menampung 122 orang.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Rekomendasi Tempat Ngopi di Jakarta Selatan, Coffee Tower Selection Hadir di Manhattan Hotel Jakarta
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta