SuaraJakarta.id - Polda Metro Jaya memberlakukan aturan crowd free night di Jakarta. Kebijakan ini guna meminimalisir kerumunan dan aksi balap liar di masa pandemi COVID-19.
Lantas apa itu crowd free night? Dan di mana saja lokasi crowd free night di Jakarta?
Crowd free night adalah kondisi jalanan yang bebas dari kendaraan maupun orang. Itu artinya, saat diberlakukan crow free night, dilarang ada kendaraan apapun yang melintas.
Kebijakan crowd free night akan digelar setiap malam Sabtu dan Minggu.
Hal tersebut sesuai dengan informasi yang disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.
Penerapan crowd free night dibagi jadi dua tahapan, yakni sebagai berikut:
1. Filterisasi Selektif
Filterisasi selektif diberlakukan mulai pukul 22.00 hingga 24.00 WIB. Pada tahap ini, arus lalu lintas masih diperbolehkan untuk beroperasi oleh pihak kepolisian. Namun, dilarang bagi komunitas motor knalpot bising yang memicu kerumunan.
2. Filterisasi Penuh
Baca Juga: Apa Itu Crowd Free Night di Jakarta?
Filterisasi penuh mulai jam 24.00 hingga 04.00 WIB. Pada tahap ini, filterisasi dilakukan secara ketat oleh pihak kepolisian. Pada tahap ini juga, tak ada kendaraan jenis apapun yang boleh untuk melintas, kecuali urusan darurat, penghuni di area terkait, dan tamu hotel.
Polda Metro Jaya tak memberlakukan metode khusus guna memilah penghuni setempat atau orang yang sekadar lewat. Diharapkan masyarakat bersikap jujur terhadap petugas crowd free night.
Lokasi Crowd Free Night Jakarta
Adapun lokasi crowd free night Jakarta dengan filterisasi penuh (00.00-04.00 WIB) terdapat pada beberapa lokasi yaitu sebagai berikut:
- Jalan Sudirman-Thamrin
- Jalan Asia Afrika
- Jalan SCBD
Demikianlah informasi mengenai crowd free night yang diberlakukan di Jakarta pada malam Sabtu dan Minggu. Mari patuhi kebijakaan yang diberlakukan di masa pandemi seperti sekarang ini. [Kontributor: Ulil Azmi]
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Mas Dhito Berangkatkan Jemaah Haji Kabupaten Kediri dari Kawasan Simpang Lima Gumul
-
Pemkab Kediri Usulkan Bangun 2 TPST, Mas Dhito Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Hulu
-
Film Pesta Babi Viral, Pengamat Sebut PSN Lumbung Pangan di Papua Harus Tetap Jalan