SuaraJakarta.id - DPRD DKI Jakarta telah selesai melakukan fit and proper test terhadap calon Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko, dan calon Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin.
Keduanya dianggap layak memimpin Jaksel dan Jakbar oleh legislator Kebon Sirih itu.
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, pihaknya bersama pimpinan DPRD DKI telah membaca visi dan misi dari kedua calon.
Mereka juga telah diberikan saran dan masukan ketika menjabat nantinya.
"Dua jam kami lakukan fit and proper test, beberapa pertanyaan dan sekaligus PR buat mereka, rangkumannya itu. Ditambah dengan beberapa hal-hal yang krusial yang mungkin belum tercatat di bahan ini, akan menjadi perhatian mereka," ujar Mujiyono di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Kepada Munjirin, Mujiyono dan rekannya berpesan, agar memperhatikan sejumlah masalah yang kerap mangkrak.
Salah satunya Kantor Kecamatan Mampang Prapatan yang tidak tertata.
"Terus soal penataan Tebet sama Manggarai. Dua wilayah tersebut masih di dalam kebijakan strategis daerah," jelasnya.
Lalu, kepada Yani, Mujiyono cs meminta agar Yani menyelesaikan pemecahan Kelurahan Kapuk yang jumlah penduduknya mencapai ratusan ribu orang.
Baca Juga: Anies Minta Atlet DKI Jakarta Fokus Tanding di PON XX Papua
"Terus daerah-daerah banjir, kondisi wilayah yang boleh dibilang kumuh. Kadang-kadang kalau kita di Kalideres itu 'ini Jakarta bukan ya', kadang-kadang begitu kan," tuturnya.
Setelah itu, Mujiyono menyatakan keduanya layak mengemban jabatan sebagai Wali Kota Jaksel dan Jakbar.
Selanjutnya pihaknya akan menyampaikannya surat rekomendasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera melantik Yani dan Munjirin.
"Kesimpulannya adalah rekomendasi ke Gubernur bahwa dua orang calon Wali Kota tadi diputuskan layak. Nggak bilang bagus, sedang atau apa. Layak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain
-
DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan
-
Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu
-
Uang Habis di Pintu Gerbang Ancol, Warga Jakarta Tuntut Tiket Masuk Digratiskan
-
Pembahasan Anggaran Jakarta Ditunda, DPRD Menanti Hasil Lobi Pramono ke Menkeu
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
Terkini
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD