SuaraJakarta.id - Sebuah video dugaan aksi pungutan liar (pungli) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, viral di media sosial.
Video viral berdurasi 1 menit 11 detik itu diunggah akun Instagram @viraldki, Sabtu (18/9/2021) lalu.
Dalam narasinya, dituliskan petugas parkir diduga melakukan aksi pungli terhadap pengunjung.
"Petugas tercydux pungli di TKP Pasar Induk Kramat Jati," tulis akun tersebut dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Senin (20/9/2021).
Terkait dugaan pungli ini, pihak Pasar Induk Kramat Jati melakukan tindakan dengan memanggil pengelola parkir setelah menerima laporan dugaan pungli.
"Kami akan lakukan pemanggilan terhadap pihak pengelola parkir untuk mengonfirmasi atas kejadian itu karena memang pengelolaan parkir kita kerja sama dengan pihak ketiga," kata Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, dikutip dari Antara.
Agus menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pengelola parkir apabila memang ditemukan pelanggaran berupa pungli.
"Yang jelas hal ini akan dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak pengelola, kalau memang salah tentu kami akan berikan teguran kepada pengelola. Makannya kita akan konfirmasi dahulu atas hal ini," ujar Agus Lamun.
Sebelumnya, dalam video viral itu, tampak seorang pengunjung meminta struk pembayaran parkir setelah membayar uang parkir sebesar Rp 31 ribu di pintu keluar.
Baca Juga: Bilik Vaksinasi Pakai Kain Ini, Warganet: Antri Vaksin atau Antri Mati
Namun, petugas parkir tersebut mengatakan tak memiliki struk pembayaran.
"Gak ada om (struknya). Iya maaf. Om bapak saya juga kerja di PD (Pasar Jaya). Iya mohon maaf om, saya akuin salah," ujar petugas parkir tersebut kepada pengunjung yang merekam kejadian itu.
"Bilang (parkir) Rp 31 ribu. Biarin enggak apa-apa. Jadi kamu tidak kasih struk juga? Enggak apa-apa kamu mau marah sama saya, mau mukul saya juga enggak apa-apa," ujar pengunjung itu.
Untuk menonton video dugaan pungli di Pasar Induk Kramat Jati tersebut, klik di sini.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11
-
Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?
-
Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!
-
Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam
-
Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa