SuaraJakarta.id - Aksi demo dilakukan sejumlah warga di Jalan Raya Parung Panjang, Sabtu (25/9/2021) malam. Tepatnya di pertigaan Dasim, Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.
Warga kesal karena masih banyak truk tanah atau tronton yang berkeliaran di luar jam operasional. Mereka pun membakar ban bekas di tengah jalan.
Tak hanya itu, para warga juga mendatangi Pos Pantau Dishub Kabupaten Tangerang dan melakukan aksi vandalisme.
Tulisan Pos Pantau pada pos pengawasan Dishub dicorat-coret oleh warga menjadi “Pos Pungli”. Bahkan, warga juga menuliskan kalimat "Dishub Kabupaten Tangerang Tidak Berguna".
Dalam video yang beredar, massa juga melakukan pengrusakan terhadap sebuah mobil tronton. Warga kemudian melempari dengan batu dan kayu hingga kaca depan mobil pecah.
Sementara, sang sopir yang keluar dari pintu kemudi langsung lari terbirit-birit sambil berteriak meminta tolong lantaran takut menjadi sasaran amukan warga.
Terkait ini, Camat Legok Cucu Abdurrosyied, membenarkan adanya aksi demonstrasi pada Sabtu malam. Ia menjelaskan, demo ini dipicu kekesalan warga karena banyaknya truk tanah yang beroperasi di luar jam yang sudah ditentukan.
"Iya aksi demonya semalam. Mereka (warga) meminta para sopir tronton yang ‘nakal’ ini bisa mematuhi jam operasional sesuai Perbup Nomor 46 Tahun 2018," kata Cucu dikutip dari Bantenhits.com—jejaring Suara.com—Minggu (26/9/2021).
Perbup Nomor 46 Tahun 2018 sendiri mengatur tentang jam operasional truk bermuatan barang atau tronton mulai pukul 22.00-05.00 WIB.
Baca Juga: Buntut Foto Bugil di Tebing Koja, Pembab Tangerang Bakal Periksa Izin Objek Wisata
Meski begitu, kata Cucu, Pemkab Tangerang melalui kecamatan dan dinas perhubungan sebenarnya sudah sering melakukan razia terhadap truk tanah atau tronton yang melanggar jam operasional.
Namun, karena keterbatasan personel proses pengawasan atau pemantauan belum bisa dilakukan secara maksimal.
"Kami sudah sering melakukan razia tapi karena terbatasnya personil baik dari dishub dan kecamatan sendiri, sehingga masih ada saja sopir-sopir ‘nakal’ yang melanggar jam operasional," terangnya.
Kendati demikian, dikatakan Cucu, saat ini situasi sudah kembali kondusif. Sejak semalam para warga yang berunjuk rasa juga sudah membubarkan diri dengan tertib.
Meski suasana sempat ricuh, namun ia menegaskan, aksi demo tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Mengenai adanya pengrusakan sebuah tronton oleh massa, hal itu saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian.
“Kami dari pihak kecamatan sebenarnya sangat menyayangkan ada kejadian seperti ini. Harapannya, masyarakat tidak kembali terprovokasi dan para sopir yang ‘nakal’ ini pun bisa mematuhi aturan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api
-
Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di Serpong? Begini Kesaksian Jukir
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa