SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri puncak peringatan Hari Rabies Sedunia di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021).
Memaknai peringatan Hari Rabies Sedunia, Anies menargetkan Jakarta menjadi kota ramah terhadap hewan.
"Jakarta sudah 17 tahun dideklarasikan sebagai kota bebas rabies tapi targetnya Jakarta menjadi kota yang ramah hewan," kata Anies dikutip dari Antara.
Untuk mendukung target tersebut, Anies menekankan tiga hal yakni vaksinasi, sterilisasi dan adopsi.
Hingga 27 September 2021, Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan vaksinasi sebanyak 36.700 hewan di antaranya anjing dan kucing.
Jumlah tersebut sudah 110 persen dari target vaksinasi rabies bagi hewan di DKI Jakarta.
Adapun kucing dan anjing termasuk hewan yang berpotensi menularkan rabies (HPR) dengan jumlah populasi yang banyak di masyarakat.
Selain kucing dan anjing, hewan yang berpotensi menularkan penyakit rabies adalah monyet.
Vaksinasi itu diadakan bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia bersama klinik hewan dan komunitas penyayang hewan serta daerah penyangga Jakarta.
Baca Juga: Cegah Penularan Rabies, Pemprov DKI Gandeng Daerah Penyangga Lakukan Vaksinasi HPR
Dari 110 persen hewan yang divaksin rabies itu, 10 persen di antaranya dilakukan oleh di daerah penyangga Jakarta yakni di Depok, Cibinong, Bogor, Tangerang dan Bekasi.
Selain itu, DKI juga melakukan sterilisasi kucing tak berpemilik atau kucing liar dan kucing berpemilik sebanyak 4.300 ekor atau 155 persen dari target.
Sterilisasi dilakukan sebagai bagian pengendalian populasi kucing.
Program bulan adopsi hewan sebanyak 30 ekor kepada pecinta satwa sehingga perawatan dan keberlangsungan hidup hewan itu bisa terjaga dan dapat terhindar dari penularan rabies.
Pada puncak peringatan Hari Rabies Sedunia itu, Pemprov DKI juga mengadakan vaksinasi rabies serentak di lima wilayah yang diakomodasi Suku Dinas KPKP dengan layanan tanpa turun atau drive thru.
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta rutin melakukan vaksinasi salah satunya dengan mendatangi permukiman warga di tingkat RW untuk vaksinasi rabies.
Berita Terkait
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok