SuaraJakarta.id - Tim bola voli putra DKI Jakarta menjuarai Grup B PON XX Papua 2021, Selasa (5/10). Capaian ini diukir usai mengalahkan Sumatera Utara (Sumut) di pertandingan pamungkas babak penyisihan grup PON 2021 Bola Voli di GOR Koya Yoso, Jayapura.
"Hasil yang patut disyukuri dan ini kerja keras dan kerja sama dari tim,” ujar Pelatih Voli Putra DKI Jakarta Victor Laiyan usai pertandingan.
Okky Damar Saputra dan kawan-kawan menang tiga set langsung dengan skor 25-20, 25-20 dan 25-21.
Hasil ini menempatkan tim voli putra DKI Jakarta tidak terkalahkan sepanjang babak penyisihan Grup B PON XX Papua.
Baca Juga: PON Papua: Tak Terbendung, Emilia Nova Sumbang Emas untuk DKI Jakarta
Mereka sebelumnya juga sukses mengatasi perlawanan Jawa Tengah dan juara bertahan Jawa Timur.
DKI Jakarta yang memiliki materi pemain lebih bagus, tidak mengalami kesulitan saat menghadapi Sumut yang sudah menelan dua kekalahan dari laga sebelumnya.
Set pertama, spike-spike keras pemain DKI mampu menembus blok-blok yang coba diterapkan pemain Sumut. Set pertama berakhir 25-20 untuk DKI.
Skor yang sama 25-20 tersaji pada set kedua dan DKI yang diperkuat sejumlah pemain Proliga tetap menunjukkan kualitasnya.
Di set ketiga, Sumut bermain lebih baik, bahkan selisih angka sempat tidak jauh. Tapi, Ali Sofyan Syarif dan kawan-kawan gagal mengejar dan terhenti di angka 21.
Baca Juga: Bungkam Taekwondoin Banten, Ni Kadek Heni Prikasih Sabet Emas PON Papua
Blok dari I Gede Wirayudha yang menghadang spike keras pemain Sumut menyudahi permainan dan DKI memastikan lolos semifinal sebagai juara grup.
Berita Terkait
-
Siapa Pemilik Sumut United? Ternyata Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga
-
Air Terjun Janji, Objek Wisata Gratis dengan Panorama Alam Indah di Sumut
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Termuda di Indonesia
-
Heboh ASN Pemprov Sumut Diduga Siram Air Panas ke Anak Tiri
-
Mengintip Gaji dan Fasilitas Bobby Nasution Setelah Dilantik Menjadi Gubernur Sumut
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka