Untuk mewujudkan itu, selain sarana-prasarana yang memadai sistem pendidikannya pun harus mendukung. Menurutnya, sistem pendidikan di Indonesia saat ini belum memiliki standar yang jelas. Terlebih usai penghapusan Ujian Nasional (UN) yang kini diganti dengan asessmen.
"Setelah UN tidak ada, sistem pendidikan saat ini tidak ada standar. Apa sih standar minimal yang harus dicapai oleh siswa. Ketika UN ini tidak ada, kemudian diganti asesmen, ya maaf karena masih baru ya belum (jelas). Tetapi yang jelas, negara harus punya standar bahwa lulusan sekolah itu apa yang didapat oleh siswa. Baik di SMA ataupun MA," ungkapnya.
Pendidikan saat ini, lanjut Basit, masih menerapkan banyaknya mata pelajaran di sekolah. Hal itu, dianggap justru menyulitkan siswa untuk fokus.
"Saya melihat kalau boleh fair dan jujur bahwa mata pelajaran kita terlalu banyak. Sehingga target kita terlalu banyak yang harus dicapai, siswa tidak bisa fokus. Sementara ketika masuk perguruan tinggi itu fokusnya satu," papar Basit.
Baca Juga: Permukiman Warga Baduy Terbakar Hingga Kerugian Capai Rp820 Juta, Apa Saja yang Terbakar?
Sebagai salah satu SMA terbaik di Indonesia berdasarkan nilai UTBK, Basit mengklaim, sekolahnya memiliki sistem pembelajaran yang jelas dengan menargetkan siswanya diterima di perguruan tinggi favorit bahkan di luar negeri.
Kebaikan Akan Berbuah Kebaikan
Basit mengaku, baru menjabat sebagai kepala madrasah di MAN IC Serpong sejak April 2021 lalu. Kini, dirinya berfokus mempertahankan prestasi yang telah diraih dan transformasi digital.
Sebelum di MAN IC Serpong, Basit merupakan guru mata pelajaran Quran Hadis di MAN 5 Bogor sejak 1999 lalu diangkat menjadi Aparatur Negeri Sipil (ASN) pada 2005. Di madrasah itu, bahkan dirinya sempat menjadi pimpinan selama beberapa tahun.
Pada 2016, Basit kemudian mengikuti lelang kepala MAN IC Kendari. Usai terpilih, Basit kemudian mendatangi MAN IC Serpong untuk meminta petuah dari kepala madrasah saat itu untuk membangun MAN IC Kendari. Lima tahun berselang, Basit tak menyangka akhirnya kini dirinya justru menjadi Kepala MAN IC Serpong.
Baca Juga: 23 Rumah Warga Baduy Terbakar, Rumah Pangan Ikut Ludes Terbakar
Dengan pengalaman yang dimiliki, Basit berpegang teguh pada bahwa apapun yang dilakukan, di mana pun bertugas, tergantung niat untuk bermanfaat bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Dear Konten Kreator! Stop Eksploitasi Wanita Baduy di Medsos, Sanksi Tegas Menanti
-
Siapa Sarti Baduy? Gadis Bersahaja yang Curi Perhatian Usai Diberi iPhone oleh Vilmei
-
Biodata Sarti Baduy, Gadis Cantik Pandai Menyulam dan Murah Senyum, Kini Diberi HP Vilmei
-
Usai Viral Rumsyah, Gadis Baduy Dapat Iphone 13 dari Vilmei, Publik Protes: Gak Ikhlas Liatnya
-
Siapa Rumsyah? Viral Usai Dikasih HP Vilmei, Cantiknya Gadis Suku Baduy Terkuak Punya Banyak Mantan
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga