Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Jum'at, 22 Oktober 2021 | 19:10 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. (Foto: Wikimedia Commons)

SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta segera menindaklnjuti usulan nama Jalan Ali Sadikin yang diputuskan DPRD DKI Jakarta, menggantikan Jalan Kebon Sirih.

"Insya Allah nanti kita akan tindaklanjuti kembali, nanti dishub yang punya tugas untuk memastikan penamaan jalan untuk bung Ali Sadikin," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Jumat (22/10/2021).

Riza menyebut usulan lokasi Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat diganti menjadi Jalan Ali Sadikin, yang berada di depan Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Jadi memang ada permintaan dari teman-teman, untuk memberi nama kepada bung Ali Sadikin. Insya Allah ini menjadi perhatian kami sudah disampaikan pada dewan," ucapnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Bisa Meroket saat Libur Akhir Tahun, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Sebelumnya, Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi menagih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penggunaan Ali Sadikin sebagai nama jalan di Ibu Kota.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. [Instagram@prasetyoedimarsudi]

Lantaran rencana ini belum juga kunjung dijalankan sampai sekarang.

Hal tersebut turut dikatakan Prasetio sebagai tanggapan atas polemik rencana pemberian nama Presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk sebagai nama jalan di Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, Pemprov DKI Jakarta harusnya lebih mengetahui dan dapat mengkaji mana sosok yang layak untuk dikenang dan pantas dijadikan nama jalan.

"Ali Sadikin jelas-jelas sosok dan tokoh berjasa buat Jakarta. Usulan penamaan jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat menjadi Ali Sadikin pun merupakan keputusan dari rapat paripurna. Tapi mana, sampai sekarang belum juga ada keputusan untuk Peraturan Gubernur," ucap Prasetio pada Kamis (21/10).

Baca Juga: Ditagih Ketua DPRD, Pemprov DKI Tindaklanjuti Penamaan Jalan Ali Sadikin

Usul pengubahan nama Jalan Kebon Sirih ini sebelumnya diungkapkan Prasetio saat Rapat Paripurna memperingati HUT ke-494 DKI Jakarta pada Juni lalu.

Load More