SuaraJakarta.id - Dinas Perhubungan atau Dishub DKI Jakarta lakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo pun mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut.
"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (25/10/2021).
Dishub DKI melakukan rekayasa lalin di tiga titik sesuai pekerjaan SJUT. Pertama di lokasi putaran balik di atas jalan lintas bawah atau underpass Mampang-Kuningan.
Pekerjaan akan dilakukan mulai Selasa (26/10/2021) hingga 16 November 2021 yang diperkirakan terjadi penyempitan jalan selebar 1,5 meter selama pengerjaan.
Kedua, di Sungai Krukut dengan masa pengerjaan diperkirakan mulai 1-26 November 2021 di sisi utara konstruksi jembatan SJUT dan sisi selatan untuk penyambungan pipa.
Selama masa pengerjaan, diperkirakan akan terjadi penyempitan atau pengurangan satu lajur jalan.
Ketiga, di lokasi Sungai Mampang yakni pengerjaan dilakukan 8 November 2021 sampai 5 Desember 2021 untuk sisi utara konstruksi jembatan SJUT dan sisi selatan untuk penyambungan pipa.
Selama masa pengerjaan, di lokasi ini juga diperkirakan akan terjadi penyempitan atau pengurangan satu lajur jalan.
Baca Juga: Polda Metro dan Dishub DKI Pertimbangkan Penambahan Ganjil Genap
Dishub DKI menyebutkan PT Sarana Anugerah Perdana selaku pelaksana pekerjaan SJUT di Jalan Kapten Tendean, bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan di lokasi pembangunan.
Berita Terkait
-
Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
Warga Bintaro-Ciledug Wajib Cek! Ada Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran Imbas Proyek Pipa
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran