SuaraJakarta.id - Dinas Perhubungan atau Dishub DKI Jakarta merekayasa lalu lintas kendaraan di Jalan Basuki Rachmat, Jakarta Timur.
Rekayasa lalin sehubungan pekerjaan salah satu ruas jalan di tol yang menghubungkan Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu atau Becakayu.
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan lokasi persis pekerjaan jalan itu berada setelah jalan lintas bawah atau underpass Pasar Gembrong dari arah Kampung Melayu menuju Pondok Kopi.
Dia menjelaskan untuk menunjang pekerjaan itu akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai pentahapan, yakni pembongkaran dinding underpass untuk membuat akses on ramp Tol Becakayu.
Waktu pekerjaan, kata dia, mula 10 November hingga 29 Desember 2021.
Selama pekerjaan berlangsung, lalu lintas dari arah Kampung Melayu menuju Pondok Kopi terjadi pengurangan lebar lajur 1,5 meter sepanjang area pekerjaan.
Ia mengimbau pengguna jalan untuk menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan.
Syafrin menambahkan pelaksana pekerjaan on ramp Tol Becakayu di Jalan Basuki Rachmat, Jakarta Timur, adalah PT Waskita Beton Precast.
Sehingga, lanjut dia, kontraktor itu bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan baik pejalan kaki dan pengendara kendaraan bermotor.
Baca Juga: Soal Tuntutan Warga Pada Proyek Becakayu, Ini Jawaban Wali Kota Rahmat Effendi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Ancam Mundur Jika Menkeu Purbaya Turunkan Harga BBM?
-
Cek Fakta: Viral Demo Mahasiswa Tuntut Jokowi Tunjukkan Ijazah, Ini Faktanya
-
OTT KPK di Pati dan Madiun Terjadi Berdekatan, Pola Lama Kembali Terbuka
-
Sudewo dari Partai Apa? Ini 7 Fakta Bupati Pati yang Kena OTT KPK dan Pernah Tantang Warga
-
Dua OTT KPK dalam Sehari: 5 Fakta Penting Kasus Pati dan Madiun