Tetapi, dia terkejut lantaran proses pengadaan lahannya kemudian bermasalah hingga diusut oleh KPK. Menurutnya, hal itu merepotkan dan kecewa. Pasalnya, lahan sekolah tersebut tak memiliki akses yang layak.
"Saya juga sangat kecewa sekali dengan pengadaan di situ, akses juga nggak ada sempit. Saya juga sangat kecewa lah. Awalnya sih saya senang ada lahan, gedungnya daripada numpang dan ternyata bermasalah. Otomatis saya juga ya kerepotan juga. Alhamdulillah saya nggak terlibat di sana, terus terang aja nggak tahu," beber Aceng.
Meski sudah menjabat sejak 2016, hingga saat ini Aceng masih berstatus sebagai Plt Kepala SMKN 7 Tangsel. Dia pun mengaku pernah satu kali mendatangi kantor KPK untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan lahan di sekolahnya itu.
"Pernah ada panggilan pertama kira-kira setahun yang lalu terkait klarifikasi sebagai kepala sekolah dan saya sampaikan apa adanya. Dan memang saya tidak tahu masalah pengadaan," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up
-
Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan
-
Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU