SuaraJakarta.id - Polsek Tambora, Jakarta Barat, meringkus dua tersangka pencurian spion mobil. Keduanya berinisial CH (20) dan MR (16) yang masih di bawah umur.
Kedua pelaku diketahui telah 17 kali melakukan aksi pencurian spion mobil di kawasan Jakarta Barat.
Saat ditangkap, keduanya juga diketahui positif mengonsumsi narkoba.
"Kedua pelaku yang berhasil diamankan berinisial CH alias Dadut (20) dan MR alias Dean (16)," kata Kapolsek Tambora Kompol Moh Faruk Rozi di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa, (16/11/2021).
Kasus ini terungkap berdasarkan laporan dari korban bernama Gow Tio Bu. Dia mengaku spion mobilnya hilang saat terparkir di Kampung Duri Dalam, Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (11/11/2021) lalu.
Kedua maling itu ditangkap di lokasi berbeda. CH diamankan di sebuah warnet dan MR di kediamannya.
Dari hasil penyelidikan, kedua tersangka menjual barang curiannya seharga Rp 600 ribu ke seorang pria di Sawah Besar.
"Dari hasil penjualan tersebut kemudian hasilnya dibagi 3 oleh pelaku. Keduanya juga positif mengandung narkoba jenis sabu dan ganja," ujar Faruk.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP. [Raihan Hanani]
Baca Juga: Anggota FBR Tewas di Kembangan, Diduga Dikeroyok Lebih dari 10 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Klaim Purbaya Desak Prabowo Sahkan RUU Perampasan Aset, Benarkah?
-
10 Mobil Bensin Bekas yang Harganya Anjlok Parah Dihantam Mobil Listrik
-
Viral Dokter 84 Tahun Ini Naik Mikrolet dan Layani Warga Tak Mampu Bertarif Rp10 Ribu
-
5 Masalah Tersembunyi Wuling Air EV & BinguoEV Bekas, Jangan Sampai Salah Beli
-
Cek Fakta: Malaysia Sebut Pemerintahan Prabowo Seperti Penindasan Pemimpin Yahudi, Benarkah?