SuaraJakarta.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak berada di Provinsi DKI Jakarta hingga mencapai 111 orang pada Minggu (21/11/2021) pukul 12.00 WIB. Data Satgas Covid-19, Minggu mencatat penambahan kasus di DKI Jakarta itu diikuti Jawa Barat 36 orang, Nusa Tenggara Timur 35 orang, Jawa Timur 22 orang, dan Jawa Tengah 20 orang.
Kasus terkonfirmasi positif itu menambah jumlah kasus harian nasional Covid-19 mencapai 314 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 4.253.412 orang.
Sementara itu tercatat, pasien sembuh Covid-19 harian terbanyak dilaporkan di Provinsi DKI Jakarta 121 orang, Lampung 33 orang, Jawa Tengah 28 orang, Jawa Barat 24 orang, dan Jawa Timur 20 orang. Dengan demikian, secara nasional angka kesembuhan harian bertambah 331 orang, sehingga total mencapai 4.101.547 orang.
Sedangkan penambahan kasus meninggal terbanyak di Provinsi Jawa Timur sebanyak tiga jiwa, Jawa Barat dan Jawa Tengah masing-masing dua jiwa, Riau, Lampung, Bali, dan Kalimantan Tengah masing-masing satu jiwa. Tercatat, total kasus meninggal harian secara nasional berjumlah 11 jiwa pada hari ini (21/11), sehingga total mencapai 143.739 jiwa.
Satgas Covid-19 juga mencatat, jumlah kasus aktif yang mencakup penderita Covid-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada hari ini sebanyak 8.126 kasus aktif, menurun 28 orang dibandingkan hari sebelumnya (20/11). Selain itu terdapat pula 3.602 orang yang masuk dalam kategori suspek.
Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 239.180 spesimen dari 153.816 orang yang diperiksa di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia. Tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 0,16 persen dan untuk tingkat positivity rate orang harian adalah 0,20 persen.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan pemerintah tetap memantau dan mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat kendati di Indonesia mulai terkendali. "Peningkatan kasus terutama di regional Eropa tujuh persen, 10 persen peningkatan kematian," ujar Maxi.
Maxi mengatakan Varian Delta menjadi penyebab kenaikan kasus tersebut yakni sebesar 99,64 persen dari total "squencing" yang dilakukan dalam 60 hari terakhir. Ia menegaskan agar tak terjadi di Indonesia maka strategi penanggulangan perlu terus dilakukan yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.
Selain itu pemeriksaan (tracing), pengecekan (testing), dan perawatan (treatment) perlu diperkuat agar pandemi tetap terkendali. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald