Scroll untuk membaca artikel
Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 24 November 2021 | 12:11 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif, di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019). [ANTARA/Livia Kristianti]

SuaraJakarta.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif mendukung rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membentuk tim siber atau cyber army. Pasalnya tim tersebut bakal membela para tokoh termasuk Gubernur Anies Baswedan dari serangan buzzer.

Syarif mengatakan, selama ini Anies kerap menjadi sasaran berita bohong atau hoaks dari para buzzer. Terlebih lagi sebagai orang nomor satu di DKI, posisi Anies sangatlah potensial dalam segi perpolitikan.

"Bagus itu, tujuannya kan untuk menangkal hoaks. Berita bohong yang sering dilemparkan ke Pak Anies. Ya, nasibnya Pak Anies digituin terus," ujar Syarif saat dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021).

Menurut Syarif, kerja para buzzer menyebar berita hoaks di media sosial sering kali kelewatan. Ia mencontohkan Anies yang juga diserang dalam segi moral atau keagamaan.

Baca Juga: Mau Bikin Cyber Army, Eks Staf Ahok: MUI Tak Bijak Ikut-ikutan Politik Praktis Anies

"Dia kan gerakan moral. Misalnya, waktu itu pernah ada hoaks Pak Anies misalnya meninjau gereja lalu ada postingan (media sosial) di-bully, dipelintir gitu (informasinya). Itu kan terkait keagamaan. MUI akan mengerjakan itu," jelas Syarif.

Meski dibentuk dengan salah satu tujuan membela Anies, Syarif menyebut rencana MUI itu tidak melanggar tugas dan fungsinya apalagi ikut andil dalam perpolitikan. Sebab, pada dasarnya memang MUI Jakarta adalah mitra kerja dari Pemerintah Provinsi DKI.

"Enggak ada konteks politik. Kalau dia main politik, benar menyimpang dari tupoksinya. Tapi kan yang dilaksanakan MUI bukan soal politiknya. Soal moralnya," imbuh dia.

Sebelumnya, rencana pembentukan tim siber untuk menghalau buzzer atau pendengung menuai kontroversi. Pasalnya, tim tersebut rencananya bakal dikerahkan untuk membela Gubernur Anies Baswedan dari serangan buzzer di media sosial.

Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar membantah tim siber bentukannya itu hanya akan membantu Anies saja. Tokoh Jakarta lainnya yang dianggap berkinerja baik tapi diserang oleh buzzer juga akan dibela.

Baca Juga: MUI Jakarta Mau Bikin Cyber Army Bela Anies, Wagub DKI: Tak Ada Arahan Khusus

"Itu orang yang bicara itu orang yang membaca berita sepotong-sepotong. Dianggapnya MUI DKI mau bentuk tim siber buat bela anies, padahal nggak," ujar Munahar saat dihubungi Suara.com, Minggu (21/11/2021).

Load More