SuaraJakarta.id - Polres Metro Jakarta Utara menghentikan proses penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Nicholas Sean Purnama, putra Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan tidak menemukan fakta putra Ahok menganiaya selebgram Ayu Thalia, sebagai pihak pelapor.
"Ya kita sudah lihat dan memeriksa saksi, cek CCTV segala macam, tidak ada bukti pendukung yang mengarah ke sana (tindakan penganiayaan)," kata Guruh saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/12/2021).
Atas temuan itu, kepolisian menyimpulkan tidak ada perbuatan yang melanggar pidana dilakukan Sean terhadap Ayu Thalia. Sehingga laporan yang dilayangkan Ayu Thalia tidak terbukti.
"Iya sudah kami lakukan beberapa kali gelar (perkara). Tidak terbukti," kata Guru.
"Ya karena tidak terbukti kami kan sudah cek semua, saksi bukti segala macam tidak terbukti ya sudah selesai, berhenti," sambungnya.
Diketahui, Ayu Thalia alias Thata Anma mengaku jadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan Nicholas Sean Purnama, putra Ahok.
Ayu Thalia melaporkan kasus dugaan penganiayaan oleh putra Ahok itu ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.
Menurut laporan Ayu Thalia, peristiwa dugaan penganiayaan terhadap dirinya terjadi pada Jumat (27/8/2021) pukul 19.17 WIB.
Baca Juga: Terhibur Lihat Konflik Ahok Vs Menteri BUMN, Rocky Gerung: Biarkan Saling Menerkam
Berita Terkait
-
Ayu Thalia Laporkan Anak Ahok, Siap Bawa Barang Bukti Percakapan WA
-
Diperiksa Polisi Terkait Ayu Thalia, Anak Ahok Serahkan Sejumlah Barang Bukti
-
Polisi Periksa 11 Saksi soal Dugaan Penganiayaan Anak Ahok Terhadap Ayu Thalia
-
Bantah Aniaya Ayu Thalia, Anak Ahok Kasih Bukti Rekaman Suara saat Diperiksa Polisi
-
Putra Ahok Belum Diperiksa Kasus Penganiayaan Ayu Thalia
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
-
Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
Terkini
-
Punya Rp150 Juta? Ini 8 MPV Keluarga Bekas yang Masih Layak Dibeli di 2026
-
15 Promo Indomaret untuk Belanja Awal Tahun, Minyak Goreng hingga Susu Diskon
-
10 Merek Mobil Bekas Paling Ramah Bengkel, Spare Part KW Mudah Dicari
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Menteri Bahlil Minta PLN Menaikkan Harga Token Listrik 2026, Benarkah?