SuaraJakarta.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 24 RT terdampak banjir rob, Sabtu (4/12/2021).
Dua diantaranya berada di wilayah Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Dan 22 lainnya di wilayah Jakarta Utara.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insaf mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dalam menangani banjir rob di sejumlah wilayah pesisir utara Jakarta dan sekitarnya untuk penanganan genangan agar cepat surut.
“Genangan saat ini ada 24 RT atau 0,079 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta,” katanya, Sabtu (4/12/2021).
Baca Juga: Banjir Rob Landa Pulau Pari Kepulauan Seribu, Ini Daftar Lokasinya
Berikut daftar RT di Jakarta terdampak banjir rob:
Jakarta Utara
- 10 RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian 60-70 cm
- 12 RT di Kelurahan Ancol dengan ketinggian 40-100 cm
Kepulauan Seribu
- 2 RT di Kelurahan Pulau Pari dengan ketinggian 40 cm
Sebelumnya diberitakan, ada enam lokasi di Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, yang terdampak banjir rob.
Antara lain Jalan Ketapang RT 01/RW 01 Pulau Lancang, Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Klanceng Putih Pulau Lancang, dan Gang Empang RT 02/RW 03 Pulau Lancang.
Baca Juga: Viral Derasnya Arus Banjir Rob Terjang Kawasan Lodan Raya Jakarta Utara
Pantai Mangrove Pulau Lancang, Pantai Pasir Perawan, dan Pantai Bintang, Pulau Pari.
Plt Lurah Pulau Pari, Muhammad Ardian mengatakan, ketinggian air laut mencapai 50 sentimeter hingga 1,3 meter terjadi sejak pukul 08.00-10.50 WIB.
“Saat ini kondisi air laut sudah mulai surut," ujar Ardian, Sabtu (4/12/2021).
Ardian mengungkapkan, petugas PPSU maupun SDA Kepulauan Seribu masih berada di lokasi untuk membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir rob yang pada Sabtu sore ini mulai surut.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan posko bencana, tempat pengungsian, dan dapur umum di Kantor Kelurahan Pulau Pari, Pulau Lancang.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Lebaran Terancam Banjir Rob, Pramono Beberkan Antisipasi yang Dilakukan Pemprov DKI
-
Sehabis Lebaran, Pramono Janji Bangun Tiga Tanggul di Jakarta Utara Demi Cegah Banjir Rob
-
BPBD DKI Sebut Cuaca Ekstrem di Jakarta Berlangsung Sampai 11 Maret 2025, Masyarakat Diminta Waspada
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga