SuaraJakarta.id - Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Hutan Kota milik Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya sudah mulai dibangun sejak 2016 lalu. Hingga saat ini, tercatat ada 12.573 pelanggan baru di utara Jakarta telah menerima air perpipaan itu
Direktur Utama PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, sebenarnya pihaknya menargetkan sejumlah 30.000 pelanggan SPAM Hutan Kota di wilayah Kamal Muara, Kamal, Pegadungan dan Tegal Alur.
Lantaran itu, pihaknya bakal melakukan perluasan jaringan untuk ke depannya.
“PAM Jaya membangun jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang 116 KM untuk mengaliri air dari IPA Hutan Kota yang berkapasitas 500 liter per detik kepada sekitar 30.000 pelanggan,” ujar Hernowo kepada wartawan, Minggu (5/12/2021).
Secara keseluruhan, Hernowo menyebut , cakupan layanan PAM Jaya saat ini mencapai 65,82 persen dengan total pelanggan sebanyak 906.648, dan total air yang terdistribusi sebanyak 20.732 liter per detik.
Pihaknya menargetkan pada tahun 2023 cakupan bisa bertambah hingga 82 persen wilayah Jakarta.
“Saat ini Jakarta masih tergantung pasokan air baku dari wilayah di luar kota Jakarta di mana 81 persen air baku berasal dari Waduk Jatiluhur, 14 persen berasal dari pembelian air curah PDAM Kabupaten Tangerang dan 5 persen berasal dari sungai-sungai yang berada di Jakarta,” tuturnya.
Menurutnya, SPAM Hutan Kota kini sudah menjadi solusi kebutuhan air warga. Pasalnya, di wilayah tersebut warga selama ini hanya engandalkan air tanah dan juga air yang dijual melalui gerobak keliling.
Baca Juga: Kontrak Dengan Aetra Dan Palyja Berakhir 2023, PAM Jaya Bentuk Tim Transisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
-
Amalan Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan Ulama, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya
-
Jangan Terlewat Malam Nisfu Syaban, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan untuk Rezeki, Jodoh dan Kesehatan
-
Merlynn Park Hotel Jakarta Sajikan Iftar Mewah lewat "Treasure of Asian Taste"
-
Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan Disoal, Putusan Dinilai Belum Berkekuatan Tetap