SuaraJakarta.id - Sepekan sudah insiden kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan, Jakarta Selatan, berlalu. Kekinian pihak Polres Metro Jakarta Selatan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, hasil pemeriksaan dari Puslabfor itu nantinya akan menguak penyebab kebakaran Gedung Cyber 1 yang menewaskan dua orang tersebut.
"Setelah hasil Labfor keluar kita akan tahu ada di titik mana. Titik itu lah yang nanti muncul siapa yang bertanggung jawab, apakah bentuknya disengaja atau kelalaian, atau kecelakaan," kata Azis dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).
Azis menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kebakaran Gedung Cyber 1.
Baca Juga: Ungkap Kronologi Kebakaran di Tambora, Polisi Periksa CCTV
"Cukup rumit soalnya karena itu kan jaringan. Belum tentu di situ terjadi percikan apinya. Penyebab (kebakaran) di situ berbeda dengan rumah biasa. Lagian ada 11 lantai, butuh waktu," ujar dia.
Azis menambahkan, penyidik telah memeriksa 12 orang saksi terkait kebakaran itu.
"Sementara beberapa saksi masih dalam pemeriksaan, sudah 12 orang. Sebelumnya empat orang," ujar dia.
Kebakaran di Gedung Cyber 1 terjadi pada Kamis (2/12) siang sekitar pukul 12.35 WIB hingga menewaskan dua remaja pria, yakni Seto Fachrudin (18) dan Muhammad Redzuan Khadafi (17).
Seto tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah terjebak selama 20 menit di dalam area gedung yang terbakar.
Baca Juga: Selidiki Kebakaran di Tambora, Puslabfor Ambil Arang dan Kabel dari Rumah Terbakar
Sementara itu, Redzuan meninggal dunia di RSUD Mampang Prapatan setelah sempat tak sadarkan diri dan mendapat perawatan.
Berita Terkait
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga