SuaraJakarta.id - Polisi memburu komplotan geng motor yang provokasi warga di Gang Mayong, Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dengan mengacungkan senjata tajam dan petasan.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, provokasi yang dilakukan oleh geng motor terjadi pada Kamis (9/12/2021).
"Petugas kita juga sempat mengidentifikasi beberapa. Nanti kita coba ungkap kelompok mana yang melakukan itu," kata Erwin, Jumat (10/12/2021).
Erwin mengatakan, provokasi geng motor terhadap warga di Gang Mayong dapat dicegah sehingga tak menimbulkan keributan yang lebih luas.
"Mereka memprovokasi pada malam hari itu menggunakan petasan dan menembakkan ke arah atap rumah kemudian melarikan diri," ujar Erwin.
Kapolres menambahkan, pihaknya juga telah memperketat penjagaan di wilayah tersebut dengan mendirikan posko anti tawuran yang melibatkan personel kepolisian, Siskomas dan warga setempat.
"Tentunya kita perkuat di wilayah itu melalui patroli. Kita perkuat dari sisi pencegahan," tutur Erwin.
Berita Terkait
-
Polisi Gadungan Berpangkat AKBP Diciduk di Pesisir Selatan, Modusnya Mau Nikahi Kekasih
-
Halau Masyarakat, Jalur Berbahaya Aliran Erupsi Semeru Terpasang Garis Polisi
-
Salut, Ayah Tukang Ojek dan Ibu Penjahit, Kedua Anaknya Jadi Orang Sukses
-
Ada Pemeriksaan Tambahan, Gisella Kembali Dipanggil Polisi
-
Viral! Polda Riau Baru Usut Laporan Korban Pemerkosaan Setelah Dimaki dan Dihina di Polsek
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen