SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun secara serentak pada hari ini, Selasa (14/12/2021).
Pemerintah Kota Jakarta Selatan menargetkan sebanyak 242 ribu anak usia 6-11 tahun tervaksinasi COVID-19 jenis Sinovac.
"Total di Jakarta Selatan ada 242 ribu anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin," kata Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.
Pada hari pertama pelaksanaan vaksinasi anak, kata Munjirin, pihaknya akan menyediakan 500 dosis vaksin yang disebar di 10 kecamatan Jakarta Selatan.
Dia menambahkan pelaksanaan vaksinasi anak akan difokuskan di sepuluh Sekolah Dasar (SD) di wilayah itu.
"Yang jelas data kita peroleh dari Suku Dinas Kependudukan, kemudian yang ambil alih secara medis Sudin Kesehatan, nah anak-anak yang jadi target itu kan rata-rata usia sekolah, jadi memang kita libatkan secara serius Kasudin Pendidikan, dan kepala-kepala sekolah," ujar Munjirin.
Sementara itu, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan juga menggencarkan vaksinasi untuk masyarakat umum. Tersisa sekitar 11 persen warga Jakarta Selatan yang belum vaksinasi COVID-19.
Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan (Jaksel), M Helmi mengatakan, hingga saat ini jumlah warga yang tervaksinasi COVID-19 telah mencapai 89 persen dari total target 1,9 juta jiwa.
"Untuk vaksinasi tetap berjalan, kan nanti juga akan ada sentra vaksin yang lain. Yang dosis satu sudah cukup tinggi, data terakhir 89 persen," kata Helmi di Jakarta Selatan, Selasa.
Baca Juga: Vaksinasi Pelajar SD dan Lansia, Binda Banten Targetkan Capaian 70 Persen di Akhir Tahun
Helmi menegaskan, peluncuran vaksinasi anak usia 6-11 tahun tidak akan mengganggu vaksinasi di kelompok umur lain.
Malahan, kata dia, vaksinasi itu akan mendukung kekebalan komunal secara utuh di tengah masyarakat.
"Tidak akan terganggu, memang kita mengejar juga dosis dua, karena dosis dua kita baru sekitar 70 persen sudah tervaksin," ujar dia.
Dia menambahkan, untuk mengupayakan warga yang belum tervaksinasi tersebut, seluruh lurah di Jakarta Selatan telah diminta untuk menyisir dan melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.
"Mudah-mudahan kita dosis dua ini terus kita tingkatkan dimana tentunya kita tetap mengimbau pada warga supaya datang ke sentra vaksinasi," katanya.
"Satu lokasi kita targetkan 50 anak, tapi di luar 50 anak di sini juga dilaksanakan kalau tidak salah sampai 100 anak. Nah ini kenapa targetnya sehari tidak begitu banyak, sedikit, karena ini kan usia anak-anak usia 6-11 perlu adanya skrining terhadap anak tersebut yang sangat hati-hati" kata dia.
Berita Terkait
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota
-
Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Pengelolaan Payroll Perusahaan Makin Mudah dan Efisien dengan QLola by BRI
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat