SuaraJakarta.id - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menyoroti kasus pelecehan seksual pegawai Kelurahan Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terhadap siswi PKL atau magang di kelurahan setempat.
Ketua LPAI Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, mengaku geram mengetahui kasus pelecehan seksual tersebut.
Kak Seto prihatin ada oknum pegawai yang memanfaatkan posisinya untuk melakukan pelecehan seksual.
Menurutnya, tindakan yang dilakukan pelaku bukan hanya sekadar pelecehan, tapi dapat disebut sebagai kejahatan seksual.
"Memang sekali lagi sangat-sangat mengejutkan, memprihatinkan dan membuat geram. Masih ada juga orang-orang yang melakukan bukan lagi kekerasan seksual, tapi juga kejahatan seksual memanfaatkan anak-anak, remaja yang tak berdaya. Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan," katanya saat dikonfirmasi SuaraJakarta.id, Jumat (17/12/2021).
Kak Seto menyebut, adanya kasus pelecehan seksual itu mencoreng predikat yang disandang Kota Tangsel sebagai Kota Layak Anak.
"Saya geram dan marah dengan kasus ini, karena Tangsel sudah menjadi Kota Layak Anak dan mendapat rekor MURI kota pertama di Indonesia yang seluruh RT-nya dilengkapi satgas perlindungan anak," ungkapnya.
Menurutnya, kasus tersebut menjadi introspeksi bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pencegahan kejahatan seksual.
Kak Seto mengatakan, Pemkot Tangsel jangan hanya sekadar menjadi 'pemadam kebakaran', tapi harus mencegah terjadinya pelecehan seksual.
Baca Juga: Pegawai Kelurahan di Tangsel yang Lakukan Pelecehan Seksual ke Siswi PKL Jadi Tersangka
"Ini menjadi instrospeksi bagi Pemda. Tak hanya menjadi pemadam kebakaran, bukan hanya bertindak cepat setelah terjadi, tapi pencegahannya. Intensifkan pengawasannya jangan sampai terbuka sedikit pun celah peluang pelaku predator seksual," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pegawai Kelurahan Jombang Ciputat berinisial S (54) melakukan pelecehan terhadap tiga siswi SMK yang sedang melakukan PKL.
Kini, pelaku sudah diamankan di Polres Tangerang Selatan dan ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
"Hari ini ditahan, ditangkapnya semalam. Hari ini sudah ditetapkan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Aldo Primananda Putra saat dikonfirmasi, Jumat (17/12/2021).
Aldo menerangkan, ketiga korban yang dimintai keterangan itu mengaku mendapatkan perlakuan cabul dari pelaku berupa sentuhan fisik di bagian area sensitif. Selain itu, pelaku juga sempat mengirimkan video syur kepada korban.
"Masih sesuai yang beredar itu. Sentuhan fisik di area badan-badan yang sensitif. Pengakuan korban begitu (dikirimi video syur) tapi belum bisa dibuktikan karena kita belum dapat buktinya, chatnya sudah dihapus," terang Aldo.
Berita Terkait
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat