Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Kamis, 23 Desember 2021 | 20:48 WIB
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan. [ANTARA/Yogi Rachman]

SuaraJakarta.id - Polres Metro Jakarta Timur membentuk Satgas Anti Tawuran yang melibatkan warga. Dalam hal ini perangkat RT/RW, tokoh setempat dan lainnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, satgas tersebut dibentuk untuk mengantisipasi aksi tawuran saat malam pergantian Tahun Baru.

Antisipasi itu dilakukan berdasarkan pengalaman pengamanan malam Tahun Baru 2021 lalu yang terjadi aksi tawuran.

"Tawuran itu kadang-kadang terjadi datang dari luar, masuk ke wilayah kita. Entah dari manapun, dari luar Jaktim. Diharapkan mereka tidak terpancing dan tidak ada upaya balas-membalas," tutur Erwin, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Hanya Karena Ingin Viral, Pelajar di Karawang Buat Konten Tawuran Palsu

"Di Jakarta Timur kita sangat konsen terhadap tawuran. Data menunjukkan, tahun lalu, masih marak tawuran menjelang pergantian tahun," lanjutnya.

Erwin menambahkan Jatinegara merupakan salah satu wilayah yang rawan aksi tawuran di Jakarta Timur pada malam Tahun Baru.

"Paling banyak ada di Jatinegara, tahun lalu tercatat ada 15 lokasi tawuran. Sedangkan tempat-tempat berkisar antara dua sampai tiga, atau ada yang satu di titik-titik tertentu," ujar Erwin.

Load More