SuaraJakarta.id - Petugas kesehatan kembali melakukan tracing terhadap warga RW 02 Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Barat menerapkan micro lockdown di RW 02 Krukut setelah puluhan warga positif COVID-19.
Untuk menindaklanjuti hal itu, Kelurahan Krukut melakukan tes COVID-19 massal. Sebanyak 500 orang akan menjadi target dalam tracing massal itu.
"Lokasinya kita pecah empat titik, masih di area RW 02 semuanya. Puskesmas Kelurahan, Lapangan SMK 35, Krukut Pasar, dan Lapangan Garuda," ujar Lurah Krukut Ilham Nurkarin di Jakarta Barat, Senin (10/1/2022).
Seluruh warga nantinya, kata Ilham, akan menjalani tes COVID-19 sebanyak dua kali, yakni tes swab antigen dan tes PCR.
"Swabnya dua kali, ada antigen sama PCR. Kan kalau antigen sudah keluar hasilnya sebelumnya, PCR itu minimal dua hari. Tapi kalau positif antigen pun sudah jadi dasar mereka melaksanakan isolasi terkendali di Wisma Atlet," ungkap Ilham.
Sebelumnya, 36 warga Kelurahan Krukut positif COVID-19. Hal ini lantaran ada satu warga berinisial R (55) terkonfirmasi positif usai melakukan tes swab Antigen dan PCR.
R diketahui memiliki riwayat perjalanan keluar kota, sebelum mengalami gejala seperti pilek dan demam.
Dia dikabarkan sempat melakukan perjalanan ke Anyer, Banten, dan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: 4 RT di Krukut Lockdown, Warga Jalani Tes Usap Massal Covid-19
Saat ini 36 warga telah menjalani perawatan di tiga tempat berbeda. Sebanyak 34 orang menjalani perawatan di Wisma Atlet Kemayoran.
Satu orang mendapat perawatan di Rumah Sakit Pelni Petamburan dan satu lainnya dirawat di Rumah Sakit Taman Sari.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
-
Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027
-
Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta
-
Percuma Kali Krukut Ditata Kalau Warga Masih Buang Sampah ke Sungai
-
Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga
-
Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Bersihkan Kali Krukut dari 5,1 Ton Sampah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal