SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat satuan tugas Covid-19 untuk menghadapi lonjakan varian baru Omicron di Ibu Kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut selain memperkuat Satgas Covid-19 terutama di sekolah-sekolah juga meningkatkan tes dan penelusuran serta mempercepat pemberian vaksinasi bagi anak-anak dan vaksin booster.
"Ya tentu beberapa hal yang kami lakukan, yang pertama penguatan Satgas Covid-19 di sekolah-sekolah, ini untuk yang terkait sekolah ya. Kemudian selanjutnya kami meningkatkan tes, tracing. Lalu percepatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak, kemudian booster juga, terus kami percepat," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (18/1/2022).
Riza pun melanjutkan Pemprov DKI terus melakukan sosialisasi hingga pengawasan protokol kesehatan kepada masyarakat. Namun ia juga menekankan agar masyarakat jangan lengah, jangan abai dan menganggap enteng varian Omicron tersebut.
Upaya lainnya terus dilakukan disinfektan, terus melakukan sosialisasi, pengawasan, monitoring dan evaluasi secara berkala.
"Jangan lengah, kita belajar dari banyak negara, jangan karena merasa divaksin santai-santai dianggap biasa, dan terpapar signifikan, akhirnya lockdown lagi, akhirnya kita seperti negara-negara tersebut," ujarnya.
Ia mengimbau warga Jakarta untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran omicron. "Masalah virus ini gak boleh dianggap enteng. Kemarin kita merasakan bagaimana dahsyatnya varian Delta, sekarang bagaimana varian Omicron yang cepat, sekalipun tidak berbahaya sebagaimana varian delta dan sebagainya," tuturnya.
Diketahui, kasus positif Covid-19 varian Omicron di Jakarta pada Senin (17/1) berjumlah 825 pasien. Kasus Omicron tersebut didominasi oleh pelaku perjalanan dari luar negeri.
"Total kasus Omicron sebanyak 825, terdiri 582 kasus dari luar negeri, sedangkan 243 kasus non perjalanan luar negeri," ucap Riza. (Antara)
Baca Juga: 62 Siswa Terpapar Covid-19, Wagub DKI: Kebanyakan Tertular di Jalan dan Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar